Golkar soal Kelompok Tak Mau Kerja Sama: Presiden Punya Info yang Cukup

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung adanya golongan nan tidak mau diajak bekerja sama dalam membangun bangsa. Partai Golkar percaya Prabowo tahu siapa golongan nan dimaksud.

"Mungkin saja (ada golongan nan tak mau kerja sama), pasti Presiden mempunyai info nan cukup sebelum menyampaikan ke publik," kata Sekjen Golkar M Sarmuji saat dihubungi, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, Sarmuji menangkap maksud utama Prabowo bukan menyudutkan golongan tersebut. Tapi membujuk bergotong royong.

"Saya menangkapnya itu semacam rayuan untuk sama-sama bergotong royong membangun negara," ucap dia.

Selain itu, Sarmuji meyakini itu sebagai indikasi dari Prabowo untuk bersatu. "Itu sekaligus mengindikasikan semangat persatuan nasional nan menjadi jiwa Presiden Prabowo," imbuh dia.

Pernyataan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menyinggung kejadian adanya golongan nan tidak mau bekerja sama dengan pemerintah, namun tetap aktif melontarkan kritik. Prabowo menegaskan pemerintah tetap melangkah dan konsentrasi melayani rakyat meski menghadapi kritik.

Dalam arahannya, Prabowo mengaku telah mempelajari laporan-laporan dari anak buahnya nan menunjukkan kondisi nasional saat ini tetap relatif kondusif dan stabil. Meskipun, situasi geopolitik di Timur Tengah memanas.

"Saya telah mempelajari data-data nomor dan dalam kesempatan ini adalah kesempatan nan baik, setelah saya mempelajari angka-angka dan dapat laporan dari menteri-menteri saya rupanya kondisi kita cukup aman," kata Prabowo saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

Prabowo pun lantas menyinggung munculnya kritik dari kelompok-kelompok tertentu terhadap pemerintahannya. Prabowo mengaku tak masalah jika ada golongan tertentu tidak mau bekerja sama dengan pemerintah.

"Memang ada satu kejadian nan kita rasakan berbareng bahwa ada kelompok-kelompok di masyarakat, saudara-saudara kita juga, family besar NKRI juga nan mempunyai suatu sikap nan bisa dikatakan sangat tidak mau kerja sama. Kita hormati, kita tidak ada masalah," ujarnya.

(maa/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News