Damkar Depok Selami Setu Sawangan 5 Meter, Evakuasi iPhone Warga yang Tercebur

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Tim Damkar UPT Bojongsari sukses mengevakuasi sebuah iPhone 13 nan tercebur di Setu Sawangan, Depok, Selasa (16/6/2026) dok Damkar Depok

Tim Damkar UPT Bojongsari sukses mengevakuasi sebuah iPhone 13 nan tercebur di Setu Sawangan, Depok, Selasa (16/6). Untuk menemukan perangkat komunikasi tersebut, petugas kudu menyelam hingga kedalaman 3–5 meter dengan kondisi dasar setu nan gelap.

Komandan Regu A UPT Bojongsari, Muammar Basri alias Ammar, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari seorang penduduk nan kehilangan ponselnya di Setu Sawangan alias Setu Pakeling.

“Jadi kemarin kita terima laporan, ada penduduk lapor ke kami di jam 11.20 adanya HP nan tercebur di Setu Sawangan alias Setu Pakeling,” kata Ammar, Rabu (17/6).

Pelapor diketahui merupakan personil Mapala Gunadarma nan saat itu sedang mengikuti latihan rafting di letak tersebut.

“Jadi si pelapor ini, dia lagi ada aktivitas rafting ya di Setu Sawangan. Terus ada kejadian HP-nya tercebur ke situ,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi.

“Laporan masuk 11.10 WIB kita respons, 11.20 WIB kita sampai lokasi,” kata Ammar.

Proses pencarian dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama, tim melakukan penyelaman selama sekitar 20 menit sebelum waktu zuhur.

“Kita melakukan penyelaman dari UPT Bojongsari satu unit dua orang, terus kita perbantuan dari Pos Merdeka satu unit tiga orang, dan serta dua perangkat penyelaman,” jelasnya.

Pencarian sempat dihentikan sejenak saat azan zuhur dan kembali dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB.

“Alhamdulillah, kemudian kita mendapatkan HP-nya,” kata Ammar.

Menurutnya, tantangan utama dalam proses pemindahan adalah kedalaman setu serta kondisi dasar perairan nan gelap dan berkontur tidak rata.

“Kesulitannya, nan pertama, kedalaman dari setu itu 3 sampai 5 meter, terus juga di bawah sana gelap,” ungkapnya.

Untuk menghemat penggunaan oksigen, petugas melakukan penyelaman secara bergantian.

“Kita kan bawa dua perangkat selam, nan pertama kita pakai caranya satu-satu. nan pertama, satu di bawah melakukan evakuasi, nan satu lagi di atas standby,” ujarnya.

Setelah ditemukan, ponsel tersebut rupanya tetap berfaedah dengan baik. Ponsel itu diketahui merupakan iPhone 13.

“Saat ditemukan kondisinya tetap hidup, dikarenakan dia pakai cover yang antiair, dan ada talinya juga. Terus juga, HP-nya itu lagi mode pesawat, untungnya aman. Baterainya tidak berkurang juga,” jelas Ammar.

Total proses water rescue berjalan sejak petugas tiba di letak hingga selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan