Golkar Puji 8 Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Arah Pembangunan Bangsa Terarah

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta -

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M Sarmuji mengapresiasi penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan nan disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Sarmuji menyebut delapan prioritas nan disampaikan Prabowo mencerminkan peta pembangunan bangsa nan terarah.

"Pidato Presiden memberi arah nan jelas ke mana Indonesia bakal menuju. Presiden meyakinkan kita bahwa setiap langkah pembangunan nan dirancang dalam RAPBN 2027 ini adalah langkah nyata nan mendekatkan bangsa kita pada cita-cita kemerdekaan," kata Sarmuji dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu mengatakan, Prabowo bukan hanya berbincang penetapan arah kebijakan, melainkan menjelaskan mengenai langkah mencapainya. Dia mencontohkan langkah konsolidasi pengadaan peralatan dan jasa pemerintah nan sukses menekan nilai Layar Pintar Interaktif (IFP) dari sekitar Rp 150 juta menjadi Rp 26 juta per unit tanpa mengurangi volume maupun kualitas barang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini contoh nyata gimana efisiensi bisa dilakukan bukan dengan memotong faedah untuk rakyat, tapi dengan membenahi langkah kerja pemerintah. Presiden tidak hanya bicara soal apa nan mau dicapai, tapi juga menunjukkan gimana caranya," ujarnya.

Sarmuji juga mengapresiasi komitmen Presiden untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan, terutama bagi penduduk nan tidak mampu, melalui program Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda. Hal itu juga dibuktikan dengan capaian 93 sekolah rakyat permanen dan 182 sekolah rakyat rintisan, serta ratusan mahasiswa nan telah dikirim ke kampus-kampus terbaik bumi melalui Beasiswa Garuda.

"Hanya dengan pendidikan sebuah bangsa bisa mengalami lompatan. Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda menunjukkan negara datang memastikan anak-anak dari family tidak bisa tetap punya jalan meraih pendidikan terbaik, apalagi hingga ke perguruan tinggi dunia," jelasnya.

Sarmuji menyoroti rencana pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis nan disampaikan Prabowo untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Fraksi Partai Golkar, kata dia, mendukung penuh langkah ini dan siap mengawal pembahasan RAPBN 2027 berbareng pemerintah secara konstruktif.

"Kita kudu membangun bursa komoditas agar Indonesia bisa menentukan sendiri nilai komoditas andalannya. Selama ini kita menjadi produsen besar bumi untuk beragam komoditas strategis, tetapi harganya justru ditentukan di luar negeri," kata dia.

"Dengan bursa komoditas, kita bisa menciptakan nilai tambah, menjaga kestabilan harga, dan pada akhirnya berimplikasi langsung pada pendapatan negara dan kemakmuran rakyat," imbuhnya.

Sebelumnya, dilansir detikFinance, Presiden Prabowo Subianto memaparkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun. Angka ini naik dari APBN 2026 sebesar Rp 3.842,7 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta,Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan anggaran tersebut bakal digunakan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional alias PKPN, ialah kedaulatan pangan; kemandirian daya dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

"Untuk menjalankan seluruh agenda tersebut, Belanja Negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun, naik dari Rp 3.842,7 triliun di APBN 2026," ujar Prabowo.

(wnv/wnv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News