Golkar Mulai Cek Potensi Caleg untuk Pemilu 2029 Akhir Tahun Ini

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkap Partai Golkar sekarang mulai mengecek potensi calon legislatif (Caleg) untuk Pemilu 2029. Dia mengatakan perihal tersebut mulai dilakukan sehingga tahun 2027 Partai Golkar sudah bisa melakukan kerja politiknya.

"Akhir tahun ini sudah mulai kita menghitung, menginventarisir daftar caleg agar 2027 kita udah kerja-kerja politik. Konsolidasi diselesaikan semua di tahun 2026," kata Bahlil dalam sambutannya pada aktivitas Training of Trainers (TOT) Akademi Partai Golkar di instansi DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menjelaskan Caleg nan berpotensi dipilih dari Partai Golkar sangat banyak. Menurutnya, Partai Golkar mengandalkan orang nan terlibat dalam prasarana Partai Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita punya banyak organ di partai ini ya. Sumber caleg itu banyak sekali di partai ini. Pertama, tentu kita mengandalkan orang-orang nan selama ini terlibat di prasarana partai, pengurus DPP, pengurus DPD provinsi, pengurus DPD kabupaten," jelas Sarmuji kepada wartawan saat sela aktivitas Training of Trainers (TOT) Akademi Partai Golkar.

Selain orang nan terlibat dalam kepengurusan Partai Golkar, Sarmuji menyebut orang nan terlibat dalam organisasi sayap Partai Golkar juga bisa menjadi potensi Caleg. Dia juga mengatakan jaringan Partai Golkar nan lain juga bisa berpotensi menjadi Caleg.

"Kita juga bisa bersumberkan dari ormas-ormas nan berafiliasi ke Partai Golkar. Juga bisa bersumberkan dari jaringan Partai Golkar nan lain," katanya.

Sarmuji mengatakan Golkar sekarang tengah melatih para calon-calon legislatif untuk mengikuti latihan kaderisasi seperti aktivitas TOT nan sedang digelar. Kader-kader nan mengikuti aktivitas tersebut diharapkan nantinya dapat mempunyai kompetensi saat menjalankan tugas sebagai personil legislatif.

"Tetapi nan kita pastikan pada hari ini, semua calon-calon personil legislatif baik DPR RI maupun wilayah kudu mengikuti training kaderisasi nan diselenggarakan oleh Partai Golkar. Dan inilah awal permulaannya. TOT ini adalah awal permulaannya. Kita mau personil Partai Golkar nan jadi pejabat publik adalah mereka nan punya kompetensi, bukan hanya punya kompetensi elektoral bisa cari suara, tapi punya kompetensi dalam menjalankan tugas pada saat dia menjadi pejabat publik baik di pelaksana maupun di legislatif," katanya.

(zap/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News