Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah kondisi pasar industri kuliner Indonesia nan terus berkembang, merek minuman teh asal Tiongkok, MIXUE, sukses tumbuh secara berjenjang menjadi kekuatan krusial nan tak dapat diabaikan berkah pertumbuhan upaya nan stabil. MIXUE saat ini mempunyai lebih dari 45.000 gerai bentuk di seluruh dunia.
Pada tahun 2020, MIXUE secara resmi memasuki pasar Indonesia, memulai langkah lokalisasi di Asia Tenggara. Dalam lima tahun, merek ini dengan konsentrasi pada kebutuhan pasar lokal.
Hingga akhir 2025, jumlah gerai MIXUE di Indonesia telah mendekati 2.600, tersebar di kota-kota inti seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Yogyakarta. Baik di area komersial nan ramai maupun hingga area permukiman masyarakat, gerai merek ini dapat ditemukan di mana-mana.
"Berkat jaringan gerai nan luas dan arus visitor nan stabil, MIXUE sekarang menjadi merek waralaba dengan skala gerai terbesar dan tingkat penetrasi pasar tertinggi di sektor minuman segar di Indonesia. Jumlah gerai tersebut sukses melampaui dua merek internasional ternama, McDonald's dan Starbucks, sehingga jaringan minuman dan es krimdan jumlah gerai terbanyak di bumi saat ini," ujar manajemen perusahaan dikutip Selasa (2/6/2026).
Untuk diketahui, merek asing nan masuk ke pasar Asia Tenggara seringkali mempunyai strategi ekspansi nan terpisah-pisah dan kurang perencanaan jangka panjang, sementara MIXUE memilih untuk berakar di Indonesia dan mengembangkan upaya secara berkelanjutan. Untuk menyesuaikan dengan peraturan lokal dan kebiasaan hidup masyarakat, merek ini telah menyelesaikan peningkatan kepatuhan di seluruh rantai pasok.
Semua minuman nan dijual, bahan baku, bungkusan luar, serta rantai pasok pergudangan telah memperoleh sertifikasi legal resmi MUI Indonesia. Proses produksi dan operasional sepenuhnya mematuhi persyaratan pengawasan pangan BPOM, serta sepenuhnya menghormati budaya kepercayaan dan norma konsumsi lokal.
Di sisi lain, merek ini melakukan riset mendalam terhadap preferensi kuliner lokal, terus menyesuaikan formula produk, serta meluncurkan minuman jenis terbatas dan aktivitas bertema nan bertepatan dengan hari raya besar seperti Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga merek ini secara alami menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.
Jaringan gerai nan luas juga memberikan faedah ekonomi nyata bagi masyarakat Indonesia. Saat ini, lebih dari 1.400 wirausahawan lokal di Indonesia telah memilih untuk berasosiasi dengan MIXUE, memanfaatkan model upaya nan matang untuk memulai upaya mandiri. Gerai-gerai MIXUE secara langsung menyediakan secara langsung menyediakan 12.800 lapangan kerja, dengan lebih dari 96% tenaga kerja merupakan masyarakat lokal, sehingga memberikan kesempatan kerja nan dekat bagi masyarakat umum.
Selain itu, rantai pasokan lokal nan dibangun di sekitar merek ini menghubungkan beragam industri terkait, seperti pengolahan bahan baku, logistik jarak jauh, pembaharuan gerai, dan produksi bahan kemasan, nan secara tidak langsung menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 20.000 pekerja dan mendorong perkembangan sinergis seluruh rantai pasokan.Di tengah persaingan nan ketat di pasar minuman Indonesia, MIXUE mempertahankan keahlian operasional nan baik berkah model operasional nan matang, strategi penetapan nilai nan terjangkau, serta investasi berkepanjangan dalam lokalisasi, dengan tingkat keberlangsungan operasional geraiyang secara konsisten lebih tinggi dari rata-rata industri.
Analis industri lokal menyatakan bahwa Indonesia merupakan pedoman utama MIXUE dalam ekspansi di Asia Tenggara. Merek ini bakal terus meningkatkan investasi biaya dan sumber daya di masa depan, mengoptimalkan penempatan gerai, serta meningkatkan produk dan layanan, guna mencapai perkembangan nan lebih pesat di pasar ini.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·