Akses luas ke teknologi membawa tantangan baru bagi Generasi Z. Temuan riset Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) 2025 memperlihatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi serta perubahan bumi kerja nan bergerak menuntut pelajar untuk semakin adaptif dan menguasai beragam keterampilan. Dalam mendorong performa akademik dan produktivitas pelajar, pemanfaatan teknologi secara bijak dan terukur menjadi kunci penting.
Menjawab kebutuhan tersebut, Gojek merilis inisiatif ChamPOINTship nan merangkum empat pilar solusi utama. Dari sisi aktivitas harian, Gojek menghadirkan ekosistem penunjang kebutuhan harian pelajar, seperti jasa irit GoRide MURAAAH dan GoTransit untuk mobilitas harian, promo pengiriman makanan GoFood, hingga fitur Akun Keluarga guna memberikan kepastian rasa kondusif bagi orang tua dalam memantau perjalanan anak.
Selain sokongan operasional harian, program ini menyediakan Modul Edukasi Gratis di aplikasi dan blog Gojek nan mengulas topik-topik krusial, mulai dari optimasi potensi diri, pemecahan masalah secara sistematis, hingga tata kelola finansial secara efisien.
Gojek juga menggandeng beberapa universitas di beragam kota di Indonesia, salah satunya Universitas Indonesia, lewat aktivitas sesi Kuliah Umum dan Gelar Wicara edukatif, untuk memberi kesempatan pada pelajar dan mahasiswa mendapatkan perspektif konkret dari ahli di industri, pelaku industri kreatif, hingga akademisi untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung produktivitas.
Tak ketinggalan, Gojek juga bekerja sama dengan organisasi mahasiswa, seperti AIESEC Universitas Indonesia dalam menggelar Kompetisi Inovasi guna melatih daya pikir kritis mahasiswa menghadapi tantangan riil di lapangan.
Head of Transport Marketing Gojek, Mario Alvin, menekankan komitmen Gojek dalam memperluas akses dan faedah teknologi bagi generasi muda.
“Melalui Gojek ChamPOINTship, kami mendukung anak muda jadi juara lewat rangkaian aktivitas edukatif untuk mendorong kecakapan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk produktivitas. Kami juga senantiasa memperkuat fitur dan jasa di aplikasi Gojek untuk dapat dimanfaatkan anak muda untuk menunjang aktivitas produktif mereka,” jelas Alfin.
Sebagai corak apresiasi bagi pelajar dan mahasiswa nan memanfaatkan layanannya untuk aktivitas produktif, Gojek turut menghadirkan sistem poin dalam program ChamPOINTship nan berjalan sejak Agustus lampau hingga November 2026.
Setiap transaksi GoRide (untuk keberangkatan/kepulangan sekolah dan kampus) serta pembelian makanan via GoFood bakal dihitung sebagai poin. Seluruh poin nan dikumpulkan berkesempatan memenangkan bingkisan laptop bagi 12 pemenang bulanan serta biaya pendidikan senilai total Rp20.000.000 untuk satu pemenang utama.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·