Grup band legendaris GIGI kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan terlibat langsung dalam kampanye Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026.
Keterlibatan para personel GIGI, Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, dan Gusti Hendy diawali dengan tindakan nyata mendatangi SD 01 Menteng, Kamis (17/9).
Mereka memberikan penyuluhan soal langkah menjaga kesehatan rongga mulut kepada para siswa sebelum datang di bertemu pers peresmian kampanye.
"Hari kami alhamdulillah kerjasama dengan Pepsodent ya, dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2026. Hari ini campaign pertama kita lah. Tadi ke SDN 01 Menteng, edukasi masalah kesehatan gigi," kata vokalis GIGI, Armand Maulana, ditemui di Jakarta Pusat.
Armand menambahkan, pesan tersebut bakal terus diselipkan dalam tindakan panggung mereka nan bekerja-sama dengan Pepsodent.
"Ke depannya ada beberapa kali aktivitas kerjasama dengan Pepsodent mendukung BKGN ini. nan pasti apa nan di visinya itu bakal kita edukasikan ke masyarakat saat kami manggung juga," ujar Armand.
Gitaris Dewa Budjana dengan nada berbual menyebut bahwa sebagai band nan mengusung nama GIGI, kesehatan rongga mulut sudah menjadi identitas nan melekat dan wajib dijaga.
"Pastinya krusial banget, ya, apalagi pakai nama GIGI. Kalau enggak sehat, ancaman nanti. Ya kebetulan kan dari mini memang semua udah punya gigi," seloroh Budjana seraya tertawa.
"Enggak pernah kepikir sih sebenarnya, tapi ya kebetulan aja jadi nyambung dan pas juga," lanjut Budjana.
Pemain bass Thomas Ramdhan merasa terhormat bahwa GIGI bisa dilibatkan lagi untuk kedua kalinya berbareng Unilever.
"Alhamdulillah sih enggak ya (menjadi beban). Justru kami senang bisa dipercaya sama sebuah brand nan sangat besar dan berpengaruh banget untuk Indonesia, khususnya dalam merawat gigi," ungkap Thomas.
"Gigi itu organ tubuh nan sangat krusial untuk mengunyah. Kalau giginya kurang baik, metabolisme kita bakal terganggu dan itu apalagi bisa membawa akibat ke penyakit lain," lanjutnya.
Kampanye BKGN 2026 sendiri mengangkat konsentrasi pentingnya menjaga keseimbangan microbiome mulut. Selama ini, tetap banyak mispersepsi di tengah masyarakat bahwa mulut nan sehat kudu steril sepenuhnya dari bakteri.
Selain itu, berbareng PB PDGI, edukasi juga menyasar masyarakat di enam kota/kabupaten di Jawa Barat, hingga wilayah terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur dan Papua.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·