Ratusan pembalap sepeda berperan-serta dalam GFNY 2026 di Belitung.(MI/Rendy Ferdiansyah)
PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut positif dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya arena internasional Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026 nan berjalan pada 21 Juni 2026 di Belitung.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa penyelenggaraan GFNY Belitung merupakan langkah strategis dalam memperkuat daya saing wilayah di sektor pariwisata, khususnya melalui pengembangan sport tourism sebagai salah satu sektor unggulan.
“Penyelenggaraan GFNY Belitung menjadi momentum krusial dalam memperkenalkan keelokan alam, kekayaan budaya, serta kesiapan destinasi Belitung kepada bumi internasional. Ini bukan sekadar arena olahraga, tetapi bagian dari strategi besar dalam mempromosikan Bangka Belitung sebagai destinasi pariwisata unggulan,” ujar Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa partisipasi ratusan pesepeda dari beragam negara menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar dunia terhadap Belitung sebagai destinasi nan aman, menarik, dan berstandar internasional.
“Kehadiran peserta mancanegara memberikan akibat langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi akomodasi, serta perputaran ekonomi lokal. Hal ini tentu memberikan faedah nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku upaya pariwisata, ekonomi imajinatif dan UMKM,” tambahnya.
Selain akibat ekonomi jangka pendek, GFNY Belitung juga dinilai mempunyai kontribusi strategis dalam memperkuat gambaran destinasi (destination branding) melalui eksposur media internasional dan promosi digital nan masif.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus mendorong penyelenggaraan event-event bertaraf internasional sebagai bagian dari upaya diversifikasi ekonomi wilayah nan lebih berkepanjangan dan inklusif.
“Kami berambisi GFNY Belitung dapat menjadi agenda tahunan unggulan nan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menarik investasi serta memperkuat ekosistem pariwisata daerah,” tutup Gubernur.
RATUSAN PEMBALAP BERPARTISIPASI
Sebanyak 400 pembalap sepeda asal Indonesia bersaing dengan 53 pembalap pada arena internasional Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026.
Ke 53 pembalap sepeda tersebut berasal dari Swiss, Singapura, Prancis, Inggris, Filipina Italia, Jerman, Vietnam, Hong Kong, Australia, Angola, Puerto Riko, Malaysia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Nigeria, Korea Selatan, Selandia Baru, Rusia, Latvia.
Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller mengatakan penyelenggaraan arena kejuaraan Dunia GFYN 2026 di Belitung ini merupakan upaya untuk Belitung mendunia. Terlebih, menurutnya, ada 53 pembalap nan berasal dari 21 negara. "Ini adalah even internasional nan sangat baik untuk menunaikan Belitung,"kata Axel Moller.
Untuk itu pihaknya berterima kasih atas sambutan tulus dan ramah dari Pemkab Belitung, pelaku bisnis, organisasi sepeda roadbike, dan masyarakat Belitung.
AJANG ISTIMEWA
Sementara itu, Team Leader sekaligus Race Director GFNY Belitung 2026, M Mahful mengatakan GFNY Belitung 2026 menjadi spesial karena sekaligus menjadi gelaran GFNY Asia Championship 2026.
Dia mengatakan juara overall male dan female, alias juara pertama laki-laki dan wanita dari seluruh kategori usia, otomatis bakal mendapatkan dua gelar ialah Juara GFNY Belitung dan Juara GFNY Asia Championship 2026. "Juara overall male dan female ini, bakal kami berangkatkan menuju GFNY World Championship 2027 di New York City," M. Mahful,
Mereka disebutkannya bakal mendapatkan free ticket pesawat, hotel, dan berada di posisi VVIP pada GFNY World Championship 2027 sebagai wakil Benua Asia dan GFNY Belitung 2026.
GFNY Belitung 2026 adalah upaya Pemkab Belitung untuk menjadikan Belitung sebagai destinasi sport tourism, mengingat begitu banyaknya potensi di Belitung nan bisa dikembangkan dan menarik minat sport enthusiast, baik olahraga sepeda, lari, hingga olahraga air. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·