Gerindra DKI Dukung Sekolah Swasta Gratis Ditambah, Beri Catatan Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta F-Gerindra Rani Mauliani mendukung rencana penambahan sekolah swasta cuma-cuma di Jakarta. Akan tetapi, Rani meminta agar sekolah swasta cuma-cuma berorientasi pada kualitas dan tepat sasaran.

"Kami di DPRD DKI Jakarta, khususnya Komisi E, mengapresiasi, mendukung setiap upaya ekspansi akses pendidikan nan inklusif dan merata, termasuk rencana penambahan sekolah swasta cuma-cuma nan juga menyasar madrasah. Ini adalah langkah positif untuk memastikan tidak ada anak Jakarta nan tersendat berguru lantaran aspek ekonomi," kata Rani kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Pemerintah DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 253,6 miliar untuk mendanai 103 sekolah swasta nan bakal digratiskan. Program ini bakal dimulai Juli 2026 ini.

Rani mengatakan jika Pemprov mau menambah jumlah sekolah swasta gratis, maka dia meminta agar disiapkan dengan baik. Rani menekankan program ini kudu mengedepankan kualitas.

"Namun demikian, kami menekankan bahwa kebijakan ini kudu disiapkan secara matang dan terukur. Penambahan jumlah sekolah cuma-cuma tidak boleh hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi kudu dibarengi dengan agunan kualitas pendidikan, kesiapan kurikulum, serta transparansi dalam sistem penunjukannya," kata dia.

Lebih lanjut, Rani mengatakan kriteria sekolah swasta cuma-cuma ini kudu diprioritaskan bagi sekolah swasta nan berada di wilayah dengan keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Sehingga, kata dia, kehadiran program ini betul-betul menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kedua, sekolah dengan rekam jejak tata kelola nan baik dan akuntabel. Ketiga, mempunyai standar mutu pendidikan nan layak, baik dari sisi tenaga pendidik maupun sarana prasarana. Keempat, menyasar masyarakat dari golongan ekonomi menengah ke bawah secara tepat sasaran," ucap dia.

Pemprov Jakarta sebelumnya mengatakan penambahan sekolah swasta cuma-cuma ini juga bakal menyasar madrasah. Rani berambisi Pemprov bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama.

"Untuk madrasah, tentu perlu ada penyesuaian dan sinergi dengan Kementerian Agama agar standar pendidikan tetap terjaga dan tidak terjadi tumpang tindih kebijakan," jelasnya.

Rani mengatakan DPRD DKI Jakarta bakal mengawal rencana ini. Dia berambisi Pemprov DKI Jakarta memperhatikan sejumlah catatan nan diberikan oleh personil dewan.

"Kami juga bakal mengawal dari sisi penganggaran agar program ini berkepanjangan dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari," ujar Rani.

"Jadi intinya, kami mendukung, tetapi dengan catatan: kudu tepat sasaran, transparan, dan tetap mengedepankan kualitas pendidikan," imbuhnya.

Pramono Buka Peluang Tambah Sekolah Swasta Gratis di DKI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka kesempatan penambahan sekolah swasta cuma-cuma jika anggaran memungkinkan. Pramono pun mengatakan ke depan dapat menambah sekolah swasta nan berada di lingkungan Kementerian Agama, ialah madrasah.

"Mudah-mudahan ke depan jika kemudian ruang fiskal DPRD DKI Jakarta dapat menambah, pasti bakal kami tambah (sekolah swasta gratis)," kata Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4).

"Ya pokoknya kudu setara bagi semuanya, termasuk madrasah," lanjutnya.

(lir/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News