Gempa Palu: Kemkomdigi Pulihkan 8 Situs BTS Terdampak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Kemkomdigi Pulihkan 8 Situs BTS Terdampak Kemkomdigi sukses memulihkan 8 situs BTS usai gempa Palu magnitudo 6,7.(Dok. BMKG)

KEMENTERIAN Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bergerak sigap menangani gangguan infrastruktur telekomunikasi pasca-gempa Palu, Sulawesi Tengah. Hingga Selasa (16/6) malam, sebanyak delapan menara Base Transceiver Station (BTS) dilaporkan telah kembali beraksi normal setelah terdampak guncangan gempa Palu bermagnitudo 6,7.

Berdasarkan info Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kemkomdigi hingga pukul 15.00 WIB, terdapat 29 situs BTS nan mengalami gangguan jasa akibat gempa Palu. Jumlah tersebut mencakup sekitar 1,04 persen dari total 2.601 situs nan tersebar di wilayah terdampak.

“Dari jumlah tersebut, delapan situs telah sukses dipulihkan alias sekitar 27,59 persen dari total situs terdampak,” tulis Kemkomdigi dalam keterangan resminya, Selasa (16/6).

Data PMT merinci bahwa saat ini tetap terdapat 21 situs nan berada dalam kondisi down. Gangguan tersebut tersebar di beberapa titik, ialah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso. Pemulihan tercepat tercatat berada di Kota Palu dengan lima situs nan sudah kembali aktif, diikuti Kabupaten Sigi sebanyak tiga situs. Sementara itu, 13 situs di Kabupaten Poso tetap dalam proses perbaikan intensif pasca-gempa Palu.

Laporan dari operator telekomunikasi menyebut bahwa hambatan utama jaringan disebabkan oleh terputusnya jalur transmisi dan pasokan listrik akibat dampak gempa Palu. Pemerintah memastikan terus berkoordinasi dengan operator seluler dan pemerintah wilayah untuk mempercepat normalisasi jasa di seluruh wilayah terdampak.

Hingga saat ini, Kemkomdigi melaporkan tidak ada korban jiwa di lingkungan akomodasi telekomunikasi nan terdampak gempa Palu. Pemantauan terhadap personel dan akomodasi di lapangan terus dilakukan secara berkala.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa Palu berkekuatan M 6,7 terjadi pada Selasa pukul 10.27 WIB. Pusat gempa berada di darat, 42 kilometer arah tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Meski termasuk gempa dangkal, BMKG memastikan aktivitas seismik gempa Palu ini tidak berpotensi tsunami. (Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia