Gempa NTT, Bayi Laki-Laki Ini Lahir Selamat di Tenda Karang Taruna

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta -

Pascagempa bumi nan melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah berita menggembirakan datang dari Kabupaten Manggarai Timur. Seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat di tenda support Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) nan difungsikan sebagai letak pelayanan Puskesmas Kisol.

Bayi tersebut lahir pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 05.45 WITA, saat wilayah tersebut tetap berada dalam situasi siaga pascagempa.

Bayi dari pasangan Asman dan Apolonia Andriani Gande itu lahir dengan berat 2.900 gram dan panjang 49 sentimeter melalui proses persalinan normal nan ditangani oleh perawat Puskesmas Kisol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apolonia datang ke tenda posko Puskesmas Kisol pada Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, dia merupakan ibu dengan kehamilan pertama dengan usia kehamilan 39 minggu 4 hari.

Proses persalinan berjalan di tengah kondisi nan tidak mudah. Gempa kembali terjadi pada pagi hari, dan sekitar 25 menit setelah gempa tersebut, bayi akhirnya lahir dengan kondusif dan selamat di dalam tenda posko.

Kondisi ibu dan bayi hingga Senin pagi terpantau sehat dan aman. Keduanya tetap menjalani observasi oleh petugas kesehatan di tenda posko Puskesmas Kisol.

Yang membikin kelahiran ini semakin istimewa, sang ayah, Asman, memberikan nama Budisatrio Asman Amunutur kepada putranya sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghargaan atas support tenda nan diberikan PNKT untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak gempa.

"Terima kasih dari kami atas support tenda dari Pengurus Nasional Karang Taruna, Bapak Budisatrio Djiwandono, selaku Ketua Umum PNKT, nan telah rela menyediakan tenda untuk Puskesmas Kisol, sehingga anak kami bersalin dengan kondusif dan nyaman. Atas nama bayi Budisatrio Asman Amunutur, kami mengucapkan terima kasih banyak," ujar Asman dikutip dari siaran pers, Kemensos, Senin (24/8/2026).

Kondisi gedung Puskesmas Kisol tetap mengalami kerusakan, termasuk tembok nan retak dan rusak, sehingga mengganggu kenyamanan serta keamanan pelayanan medis.

Dalam kondisi tersebut, tenda support Karang Taruna menjadi bagian krusial untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan. Tenda tersebut apalagi menjadi salah satu posko pelayanan awal di wilayah Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala Puskesmas Kisol, Frederikus Hendra Mutu menyampaikan apresiasi atas support nan diberikan PNKT.

"Bantuan ini sangat berfaedah dalam mendukung kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi siaga bencana. Sinergi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.

Bantuan tenda tersebut merupakan bagian dari respons sigap PNKT atas gempa bumi nan melanda NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pada Senin, 17 Agustus 2026, Satgas Tanggap Bencana PNKT mengirimkan enam tenda berukuran 6 x 12 meter untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.

Dari enam tenda tersebut, dua tenda didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Timur. Satu tenda ditempatkan di Puskesmas Kisol untuk mendukung pelayanan kesehatan, sementara satu lainnya didirikan di Kelurahan Nggalak Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, sebagai support terhadap kebutuhan masyarakat terdampak.

Bagi Karang Taruna, kelahiran Budisatrio Asman Amunutur menjadi simbol angan di tengah situasi bencana.

"Puji Tuhan, dengan komunikasi dan koordinasi nan baik, akhirnya tenda Karang Taruna datang dan dapat digunakan sebagai tempat pelayanan kesehatan. Kami dari Karang Taruna Manggarai Timur mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ketua Umum PNKT Bapak Budisatrio Djiwandono dan seluruh jejeran atas support nan telah diberikan," ujar Mario Gambur dari Karang Taruna Manggarai Timur.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News