Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

, PALU, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (12/7) malam. Pihak berkuasa memastikan terus berkoordinasi untuk menangani akibat kejadian.

Kepala BPBD Buol Moh Khacfy Mardjuni menyatakan, meski kondisi kudu tetap diwaspadai, penduduk diminta tidak panik. "Waspada tetap, namun jangan panik," kata Khacfy melalui keterangan tertulisnya nan diterima di Palu, Minggu malam.

Hingga Pukul 22.40 Wita, BPBD Buol terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kondisi pascagempa tetap kondusif. Pihaknya telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kaji sigap di lapangan.

Proses asesmen ini dilakukan dengan bekerja-sama berbareng pemerintah kecamatan dan desa untuk mengetahui tingkat kerusakan akibat guncangan gempa. "Kami meminta para Kepala Desa membantu proses pendataan jika ada kerusakan terjadi di wilayah masing-masing," ujar Khacfy.

Kerusakan Infrastruktur

Berdasarkan info sementara nan dihimpun pemerintah setempat, sejumlah prasarana dilaporkan mengalami kerusakan. Bangunan nan terdampak antara lain Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, serta Kantor Inspektorat. Selain itu, rumah penduduk di Kelurahan Kali juga turut mengalami kerusakan.

Sebelumnya, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto melaporkan bahwa gempa nan mengguncang Buol terjadi pada Pukul 21.05 WIB. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 21 kilometer, sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa nan terjadi merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami," ucap Wijayanto. Episenter gempa terletak pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, alias tepatnya di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

Berdasarkan hasil kajian BMKG, gempa tersebut dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan naik geser alias oblique-thrust. Menurut peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol.

"Pada intensitas tersebut getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, serta tembok berbunyi," tutur Wijayanto menjelaskan akibat nan mungkin terjadi.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional