Gempa M5,1 di Laut Sulawesi, BMGK: Tidak Berpotensi Tsunamiamp;nbsp;

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |14:13 WIB

 Tidak Berpotensi Tsunami 

Gempa M5,1 di Laut Sulawesi (foto freepik)

JAKARTA - Gempa kekuatan M5,1 mengguncang Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa, 9 Juni 2026, pukul 13.15 WIB.

Hasil kajian BMKG episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,43° LU ; 125,21° BT, alias tepatnya berlokasi di laut 204 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe pada kedalaman 24 km.

"Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi nan terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil kajian sistem sumber menunjukkan bahwa gempa bumi mempunyai sistem pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.+

Berdasarkan kajian hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe. Skala intensitas II - III MMI di Kendahe, Kepulauan Sangihe; Miangas, Kepulauan Talaud

"Hingga saat ini belum ada laporan akibat kerusakan nan ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Wijayanto.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Mindanao, Filipina pada tanggal 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB. Hingga tanggal 9 Juni 2026, pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 130 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,7.

(Awaludin)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com