Gempa 6,7 Magnitudo Palu: 36 Rumah & 4 Tempat Ibadah Rusak di Kabupaten Sigi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kondisi rumah nan rusak terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Polres Sigi

Kepolisian mencatat sebanyak 36 unit rumah di Kabupaten Sigi, terdampak gempa berkekuatan 6,7 magnitudo di Palu, Sulawesi Tengah, serta wilayah sekitarnya, pada Selasa (16/6) siang tadi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga. Dia mengatakan terdapat dua kecamatan di Kabupaten Sigi nan paling terdampak gempa, ialah Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki.

Gempa itu mengakibatkan puluhan rumah warga, akomodasi umum, tempat ibadah, serta terdapat prasarana jalan dan jembatan rusak.

"Dari dua kecamatan itu, terdapat 36 rumah nan dilaporkan mengalami kerusakan. Masing-masing, 20 rusak berat dan 16 rusak ringan," kata Kari saat dikonfirmasi kumparan.

Kari merinci, di Kecamatan Palolo, sebanyak 15 unit rumah mengalami rusak berat dan 12 unit rusak ringan. Selain rumah warga, juga terdapat satu rumah ibadah mengalami kerusakan pada bagian bangunan.

"Kerusakan juga terjadi pada sejumlah ruas jalan nan mengalami retakan, serta terdapat juga beberapa pohon tumbang menutup badan jalan," ucapnya.

Kondisi rumah nan rusak terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Polres Sigi

Kemudian, untuk di Kecamatan Nokilalaki, selain lima unit rumah penduduk rusak, juga terdapat tiga rumah ibadah dan satu akomodasi pendidikan nan dilaporkan mengalami kerusakan. Tak hanya itu, terdapat seorang penduduk nan dilaporkan terluka.

"Di kecamatan itu, gempa juga mengakibatkan putusnya akses jalan penghubung antarwilayah dan kerusakan pada sejumlah jembatan nan menjadi jalur utama mobilitas masyarakat," tambahnya.

Kendati demikian, dari info sementara tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, sejumlah penduduk mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas maupun rumah sakit.

"Sebagian penduduk tetap memilih memperkuat di area terbuka lantaran cemas kemungkinan ada gempa susulan dan potensi runtuhan gedung nan mengalami kerusakan," jelasnya.

Kari sebut, pihaknya berbareng Pemda, BPBD, TNI, dan lembaga mengenai telah bergerak melakukan langkah-langkah penanganan hingga pengamanan di letak terdampak, memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan