Gelombang tinggi.(Antara)
GELOMBANG tinggi menerjang pantai Selatan Pulau Jawa. Baik nelayan, wisatawan, maupun masyarakat umum nan beraktivitas di sekitar pantai Selatan diimbau untuk lebih waspada. "Gelombang tinggi terjadi sejak Senin (10/8) petang," terang Julianto Wibowo, Manajer Pusdalops BPBD DIY.
Dampak dari gelombang tinggi, perahu-perahu nelayan rusak, antara lain di Pantai Baron dan Pantai Gesing di Gunungkidul. Bahkan, ada perahu nan tenggelam di dermaga.
Gelombang tinggi juga mengakibatkan beberapa gedung di pesisir rusak, seperti di Pantai Baru dan Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul. Selain itu, gelombang tinggi juga membikin beberapa gedung di Pantai Trisik dan Pantai Glagah terdampak.
Terkait gelombang tinggi, Stasiun Meteorologi Yogyakarta (BMKG) telah mengeluarkan peringatan awal mengenai potensi gelombang tinggi nan bakal menerjang area Perairan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peringatan ini bertindak selama tiga hari, terhitung sejak Rabu, 12 Agustus 2026 hingga Jumat, 14 Agustus 2026.
Berdasarkan info resmi BMKG, ketinggian gelombang di wilayah perairan selatan DIY diperkirakan bakal mencapai 2,5 hingga 4 meter dan masuk dalam kategori tinggi.
BMKG menekankan bahwa gelombang dengan ketinggian ini berisiko tinggi terhadap keselamatan aktivitas kelautan maupun pesisir pantai. Tinggi gelombang juga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi cuaca terkini.
BMKG mengimbau, aktivitas Pelayaran: Nelayan, pengguna kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal berukuran mini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melaut. Masyarakat nan beraktivitas di sekitar pantai selatan DIY diimbau tidak mendekati bibir pantai dan tetap waspada terhadap potensi ombak besar mendadak.
Warga juga diimbau menghindari aktivitas berenang, memancing, alias olahraga air lainnya nan berisiko membahayakan keselamatan di area pesisir dan mematuhi petunjuk serta pengarahan nan disampaikan oleh petugas keamanan di wilayah pesisir setempat. Masyarakat diminta untuk terus memantau pembaruan info cuaca dan gelombang laut secara berkala melalui saluran resmi BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta. (AT/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·