Gelas ukur plastik terlihat kusam meski sudah dicuci? Begini cara membersihkannya sesuai jenis nodanya

Sedang Trending 6 jam yang lalu
Gelas ukur plastik terlihat kusam meski sudah dicuci? Begini langkah membersihkannya sesuai jenis nodanya

cara membersihkan gelas ukur plastik | foto ilustrasi: Gemini AI

- Gelas ukur plastik menjadi salah satu perangkat dapur nan sering dipakai untuk menakar air, susu, minyak, hingga bahan kue. Karena digunakan nyaris setiap hari, permukaannya lama-kelamaan bisa tampak buram, muncul bercak putih, alias terasa licin meski sudah dicuci.

Kondisi ini sering membikin garis takaran susah terbaca sehingga mengurangi ketelitian saat memasak alias membikin kue. Padahal, penyebab gelas ukur buram tidak selalu sama. Ada nan berasal dari endapan mineral alias sisa minyak nan tetap bisa dibersihkan, tetapi ada juga nan disebabkan goresan lembut sehingga sifatnya permanen.

Mengapa gelas ukur plastik bisa buram dan berbercak?

Permukaan gelas ukur plastik dapat berubah kusam lantaran beberapa faktor. Endapan mineral dari air keran nan mengering sering meninggalkan bercak putih seperti kerak tipis. Selain itu, sisa santan, susu, alias minyak nan tidak betul-betul terangkat juga dapat membentuk lapisan kusam di permukaan.

Penyebab lain nan cukup sering terjadi adalah goresan mikro akibat penggunaan spons kawat alias serbuk pembersih nan terlalu abrasif. Jika plastik terkena air mendidih padahal tidak dirancang tahan panas, permukaannya juga bisa berubah keruh lantaran struktur plastik mengalami perubahan.

Hack 1: Rendam dengan cuka putih alias masam sitrat untuk mengangkat bercak air

Bercak putih akibat endapan mineral biasanya lebih mudah dibersihkan menggunakan bahan nan berkarakter masam ringan. Cuka putih maupun masam sitrat (sitrun) membantu melarutkan kerak tanpa merusak permukaan plastik jika digunakan dengan benar.

Bahan/alat

- 2 sendok makan cuka putih alias 1 sendok makan masam sitrat (sitrun)
- Air hangat secukupnya
- Spons lembut alias kain mikrofiber

Langkah

1. Masukkan cuka putih alias masam sitrat ke dalam gelas ukur.
2. Tambahkan air hangat hingga seluruh bagian nan buram terendam.
3. Diamkan selama 15–30 menit.
4. Gosok perlahan menggunakan spons halus.
5. Bilas dengan air bersih, lampau segera lap hingga kering.

Hack 2: Gunakan pasta baking soda dan sabun cuci piring untuk sisa minyak

Jika permukaan terasa licin alias kusam setelah dipakai mengukur santan, susu, alias minyak, kemungkinan penyebabnya adalah lapisan lemak nan tetap menempel. Kombinasi baking soda dan sabun cuci piring membantu mengangkat residu tersebut tanpa perlu menggosok terlalu keras.

Bahan/alat

- 1 sendok makan baking soda
- 1 sendok teh sabun cuci piring cair
- Sedikit air hangat

Langkah

1. Campurkan baking soda, sabun cuci piring, dan sedikit air hingga menjadi pasta.
2. Oleskan pasta ke seluruh permukaan gelas ukur.
3. Diamkan sekitar 5 menit.
4. Gosok perlahan menggunakan spons lembut dengan aktivitas memutar.
5. Bilas hingga bersih, lampau keringkan menggunakan kain mikrofiber.

Kenali jenis noda sebelum membersihkan

Jenis Noda alias Kerusakan Ciri-ciri Bahan nan Cocok Hasil nan Mungkin Didapat
Endapan Mineral Bercak putih alias lapisan nan menyerupai kerak pada permukaan. Cuka putih alias masam sitrat. Umumnya dapat kembali cerah setelah dibersihkan.
Residu Minyak alias Susu Permukaan terasa licin, kusam, alias tampak berminyak. Baking soda dan sabun cuci piring. Umumnya bisa kembali bersih dan tidak licin.
Noda Kunyit alias Pewarna Warna kuning, oranye, alias jejak pewarna nan meresap. Lemon dan support sinar matahari. Biasanya memudar, tetapi tidak selalu lenyap sepenuhnya.
Goresan Mikro Muncul garis-garis lembut sehingga permukaan tampak berawan. Tidak ada pembersih unik nan dapat menghilangkannya. Bersifat permanen sehingga hanya bisa dicegah agar tidak bertambah parah.

Cara merawat gelas ukur plastik agar tetap bening

Gunakan spons busa nan lembut setiap kali mencuci gelas ukur. Spons kasar alias kawat cuci piring dapat meninggalkan goresan lembut nan membikin plastik semakin kusam.

Biasakan mengelap gelas ukur hingga kering setelah dicuci agar endapan mineral dari air tidak menumpuk. Jika mau menuangkan cairan panas, pastikan gelas ukur mempunyai tanda tahan panas pada bagian bawahnya.

Bila sering digunakan untuk bahan berwarna alias berminyak, tidak ada salahnya menyediakan gelas ukur unik agar noda tidak mudah menumpuk pada gelas nan biasa dipakai mengukur air alias bahan bening.

FAQ

1. Apakah cuka putih kondusif untuk semua jenis gelas ukur plastik?

Pada umumnya kondusif digunakan dalam waktu perendaman singkat. Namun, sebaiknya hindari merendam terlalu lama dan selalu bilas hingga bersih setelah selesai.

2. Kenapa garis takaran pada gelas ukur ikut memudar?

Garis takaran bisa memudar lantaran sering digosok menggunakan spons kasar, terkena bahan kimia nan terlalu kuat, alias dipakai dalam waktu nan sangat lama.

3. Bolehkah gelas ukur plastik dicuci menggunakan mesin pencuci piring?

Tergantung petunjuk dari produsennya. Jika terdapat label dishwasher safe, gelas ukur dapat dicuci menggunakan mesin sesuai anjuran.

4. Apakah air mendidih selalu membikin gelas ukur plastik keruh?

Tidak selalu. Gelas ukur berbahan plastik tahan panas umumnya lebih aman, sedangkan plastik biasa dapat berubah keruh jika sering terkena suhu nan terlalu tinggi.

5. Kapan gelas ukur plastik sebaiknya diganti?

Sebaiknya diganti jika sudah retak, garis ukur tidak lagi terbaca jelas, alias permukaannya mempunyai goresan dalam nan susah dibersihkan sehingga berpotensi menjadi tempat menumpuknya kotoran.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Briliofood.net
Briliofood.net