Gas 3 LPG Kg Bakal Dihapus, Kebutuhan Rumah Dipenuhi Lewat Jaringan Gas

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Gas 3 LPG Kg Bakal Dihapus, Kebutuhan Rumah Dipenuhi Lewat Jaringan Gas

Elpiji 3 Kg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berencana untuk menghentikan impor LPG alias gas melon nan saat ini digunakan oleh rumah tangga. Sebagai gantinya bakal dibangun jaringan gas nan langsung menyasar ke rumah-rumah tangga.

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria mengatakan, langkah tersebut dimulai dengan mengubah model upaya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) nan difokuskan untuk upaya di midstream dan downstream.

Ia mengatakan, PGN nantinya bakal PGN bakal membangun jaringan gas ke rumah tangga. Mirip seperti model air PAM, rumah tangga nantinya diarahkan untuk menggunakan gas dari pipa transmisi nan digarap oleh PGN.

"Kita bakal mengubah juga model upaya dari pada PGN, itu bakal konsentrasi di midstream dan downstream. Nanti gas bakal salurkan ke rumah-rumah tidak ada lagi gas-gas melon," ujarnya dalam aktivitas Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Lebih jauh, Dony menjelaskan kebijakan tersebut ditujukan Pemerintah untuk menghilangkan impor LPG nan selama ini tetap menyimpan porsi cukup besar terhadap shopping negara. Sebab setiap tahunnya, sekitar 80-85 persen pemenuhan kebutuhan LPG 3 Kg tetap didatangkan dari impor.

"Tujuannya untuk menekan impor LPG kita dengan adanya jargas ke rumah-rumah kita tidak memerlukan lagi LPG, jadi transformasi negara kita tetap panjang, nan kudu kita lakukan," tambahnya.

Dony menambahkan, upaya pemerintah untuk menekan impor LPG juga dilakukan dengan mengonversi pemenuhan gas rumah tangga dengan CNG (Compressed Natural Gas alias gas alam terkompresi). Saat ini Pemerintah tengah melakukan uji coba untuk mengemas CNG dalam ukuran 3 Kg untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑