Garuda Delay Berjam-jam, Wamenhaj Minta Maskapai Beri Kompensasi ke Jemaah Haji

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Bandara Jeddah. Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, menegur maskapai Garuda Indonesia. Penyebabnya, ada pesawat nan mengangkut jemaah haji delay hingga berjam-jam di Jeddah.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7603 rute Jeddah-Jakarta nan membawa jemaah haji asal embarkasi Banten (JKB) 2 mengalami delay pada Selasa (2/6) sejak pukul 15.55 Waktu Arab Saudi (WAS).

Menurut info nan beredar, jemaah baru masuk ke dalam pesawat sekitar pukul 22.00 WAS dan terbang satu jam kemudian.

Terkait info itu, Dahnil menghubungi pihak maskapai. Pihak maskapai menyatakan terjadi kepadatan di terminal haji Bandara King Abdul Aziz International.

Imbas dari kepadatan lampau lintas penerbangan tersebut menyebabkan pesawat Garuda Indonesia nan semestinya terbang pada pukul 15.55 WAS mengalami delay.

"Kami sampaikan kepada maskapai mengenai dengan delay, kudu ada kompensasi baik berbentuk penyediaan meal alias makanan maupun kompensasi-kompensasi nan lain nan itu membikin jemaah tetap nyaman," ujar Dahnil di Kantor Urusan Haji, Jeddah.

Pihak maskapai, lanjut Dahnil, sudah sepakat bakal memberikan kompensasi dalam corak ekstra pelayanan alias lainnya.

"Kami berambisi dari Garuda melakukan dan menunaikan perihal tersebut," ucapnya.

Dahnil juga telah menegur Garuda Indonesia agar lebih berhati-hati mengenai agenda penerbangan agar tidak terjadi peristiwa serupa.

Kalau pun terjadi delay, Dahnil berambisi maskapai dapat berkoordinasi langsung dengan pihaknya agar bisa diantisipasi sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama.

"Yang jelas terhadap delay tadi malam lantaran ada traffic nan sangat padat dan Garuda dipastikan bakal memberikan kompensasi kepada jemaah," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan