Ilustrasi(Dok Kemenhut)
KEMENTERIAN Kehutanan Republik Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis dengan organisasi konservasi satwa liar asal India, Vantara, serta PT Fauna Land Group. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan prasarana kesehatan satwa liar serta perbaikan sistem konservasi di Indonesia.
Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menyampaikan bahwa seluruh akomodasi dan program dalam kerja sama ini bakal berada di bawah kepemilikan dan pengelolaan Pemerintah Indonesia guna mendukung prioritas perlindungan keanekaragaman hayati nasional.
“Konservasi satwa liar merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kemitraan ini, kita memperkuat prasarana kesehatan satwa liar dan konservasi, dengan Vantara memberikan support berupa pengalaman, keahlian, dan sumber daya,” ujar Raja Juli melalui keterangannya, Senin (24/8).
Dalam skema kerjasama ini, Vantara bakal menyediakan support teknis, skill medis veteriner, serta support infrastruktur. Rangkaian program utama nan disepakati mencakup penyediaan 10 Rumah Sakit Satwa Bergerak (Hospitals on Wheels) untuk menjangkau kebutuhan satwa liar di kediaman alaminya di beragam wilayah, modernisasi akomodasi konservasi melalui peningkatan Rumah Sakit Gajah Way Kambas menjadi Elephant Treatment and Care Centre nan dilengkapi teknologi medis canggih. Selain itu, ada program peningkatan kapabilitas SDM melalui training unik bagi master hewan, perawat gajah, dan personil pengelola satwa liar di Indonesia.
Special Director Compliance & Due Diligence Vantara, Ajit Kulkarni, menyatakan komitmennya untuk mendukung perlindungan kekayaan alam Indonesia sekaligus berbagi pengalaman di bagian perawatan medis dan pembiakan konservasi.
"Vantara telah mengembangkan skill mendalam dalam kesehatan satwa liar, perawatan veteriner, pemeliharaan satwa, dan konservasi, dan kami senang dapat berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia. Kami juga berambisi dapat belajar dari pengalaman konservasi Indonesia nan sangat besar. nan terpenting, kami mau kemitraan ini menghasilkan sesuatu nan nyata dan berkepanjangan bagi satwa liar," katanya. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·