Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Fokus Recovery dan Menenangkan Pikiran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Fokus Recovery dan Menenangkan Pikiran

Jonatan Christie Ingin recovery (Foto: Niko Prayoga)

JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memilih konsentrasi melakukan pemulihan dan menenangkan pikiran setelah kandas meraih gelar juara Indonesia Open 2026. Pebulu tangkis nan berkawan disapa Jojo itu mengaku belum mau terburu-buru melakukan pertimbangan mengenai penampilannya di turnamen bergengsi tersebut.

Seperti diketahui, Jonatan kudu puas finis sebagai runner-up usai kalah dari wakil Kanada, Victor Lai, pada partai final Indonesia Open 2026 nan berjalan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

X)

Jojo mengungkapkan bahwa dirinya tetap diliputi beragam emosi setelah hasil nan didapat di laga puncak. Karena itu, dia merasa belum berada dalam kondisi nan tepat untuk membicarakan sasaran maupun pertimbangan teknis ke depan.

"Jujur jika ditanya saat ini, saya tetap belum bisa menjawab perihal itu, lantaran tetap belum tahu, rasanya tetap kombinasi campur juga. Jadi mungkin setelah ini, recovery dulu, tenangin pikiran, konsentrasi lagi untuk apa nan target-target berikutnya," ujar Jonatan kepada awak media, Minggu (7/6/2026).

1. Persembahkan Perjuangan untuk Keluarga dan Pendukung 

Meski kandas mengangkat trofi juara, Jonatan tetap mensyukuri pencapaiannya hingga menembus partai final. Ia pun mempersembahkan perjuangannya di Indonesia Open 2026 kepada family serta orang-orang terdekat nan selama ini selalu memberikan dukungan.

Tak hanya itu, Jojo juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pencinta bulu tangkis Indonesia lantaran belum bisa menghadirkan gelar juara di hadapan publik sendiri.

"Pertama untuk keluarga, untuk anak, untuk istri, untuk orang tua, dan juga untuk masyarakat. Maaf saya belum bisa kasih lencana mas, saya bakal berupaya lagi di pertandingannya," tuturnya.

2. Akui Sulit Mengendalikan Tekanan 

Sebelumnya, Jonatan mengakui mengalami tekanan nan cukup besar saat menghadapi Victor Lai di partai final. Situasi tersebut membikin permainan terbaiknya tidak bisa keluar secara maksimal sepanjang pertandingan.

"Memang pressure nan cukup tinggi juga saya alami, saya rasakan. Membuat sedikit permainannya agak tidak keluar, justru malah terbalik lebih tertekan, lebih kurang tenang juga. Jadi, saya minta maaf belum bisa meraih gladiator," ungkap Jonatan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com