Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 tetap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tengah keterbatasan akomodasi pascaerupsi Gunung Semeru. Ujian dilaksanakan di ruang kelas madrasah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026).
Sebanyak 21 siswa mengikuti ujian secara bergelombang akibat keterbatasan perangkat serta jaringan internet. Kondisi ini terjadi setelah gedung sekolah mereka mengalami kerusakan akibat aktivitas vulkanik Semeru.
Pihak sekolah berupaya memastikan aktivitas belajar dan pertimbangan tetap melangkah demi menjaga proses pendidikan tidak terhenti.
Sementara itu, aktivitas Gunung Semeru tetap terpantau tinggi. Asap vulkanis terlihat keluar dari kawah gunung tersebut dari wilayah Desa Supiturang pada hari nan sama.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pengamatan Minggu (19/4/2026), tercatat terjadi 49 kali gempa letusan, satu kali gempa awan panas guguran, serta 18 kali gempa embusan.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari kawah, guna menghindari potensi ancaman erupsi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·