Seorang pensiunan pengembala, Joaquin Tapioles, menantikan momen langka untuk menyambut gerhana matahari total langka. Gerhana ini bakal terlihat dari Semenanjung Iberia setelah sebelumnya muncul satu abad nan lalu.
Peristiwa langka ini bakal terjadi pada 12 Agustus 2026 dan diperkirakan bakal menarik ribuan orang pengamat langit dari dalam dan luar negeri.
Tapioles mendedikasikan diri sebagai seorang pemburu gerhana. Ia belajar keilmuan astronom secara otodidak di sebuah desa San Agustin del Pozo di Spanyol.
Dilansir Reuters, dia telah membangun observatorium dan merancang teleskopnya secara mandiri, apalagi menggunakan pengontrol gim video untuk membantu melacak pergerakan benda-benda langit.
Tapioles bakal menikmati eklips berbareng keluarganya dari observatorium berkubah nan berdiri di tengah desa. Selama bertahun-tahun dia kerap membuka observatoriumnya bagi para pengunjung, kali ini dia memilih menghabiskan momen langka tersebut berbareng orang-orang terdekat.
Pada teleskop buatannya, terpasang stiker NASA sebagai simbol pengakuan atas kontribusinya dalam mengumpulkan info pengamatan untuk mendukung misi Deep Impact ke Komet Tempel 1 nan diluncurkan pada 2005.
Gerhana mentari total pada 12 Agustus bakal menjadi pembuka rangkaian "Trio Gerhana Iberia", nan bersambung dengan eklips mentari total pada 2 Agustus 2027 dan eklips mentari cincin pada Januari 2028.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·