Kondisi gedung rumah sakit di Rwampara tampak gosong terbakar setelah massa melakukan tindakan pembakaran di tengah pandemi Ebola nan kembali melanda Republik Demokratik Kongo pada Kamis (21/5/2026).
Aksi tersebut diduga dipicu kemarahan penduduk nan tidak diizinkan mengakses jenazah personil family mereka nan meninggal akibat pandemi tersebut. Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan masyarakat terhadap penanganan pandemi Ebola di wilayah tersebut.
Menurut World Health Organization (WHO), pandemi Ebola terbaru di Republik Demokratik Kongo merupakan pandemi ke-17 nan terjadi di negara tersebut. Hingga kini, pandemi itu diduga telah menyebabkan 139 kematian dari nyaris 600 kasus nan kemungkinan besar terinfeksi.
Sebagian besar kasus ditemukan di Provinsi Ituri, wilayah timur laut Kongo nan menjadi pusat penyebaran wabah. Daerah tersebut dikenal susah dijangkau dan selama ini juga dilanda bentrok golongan bersenjata nan memperumit penanganan krisis kesehatan di area itu.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·