Foto: Ka'bah Diselimuti Ihram, Musim Haji Dimulai

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCH

Ka'bah sekarang telah berselimut ihram. Tandanya, musim haji telah tiba. Tampak Ka'bah bagian atasnya tetap tertutup rapi oleh kiswah. Sementara di bagian bawahnya, dibalut ihram putih panjang nan mengelilinginya.

"Ka'bah diselimuti kain ihram nan menandakan dimulainya musim Haji," demikian dikutip dari akun Inside The Haramain, di X, Minggu (19/4).

Adapun pemasangan kain ihram ini biasanya dilakukan setiap 1 Zulkaidah alias per Sabtu (18/4) kemarin. Kiswah digulung 3 meter sehingga struktur batu bagian bawah kiblat (arah hadap salat) umat Islam ini terlihat. Juga ada kain putih nan melilit semua sisi Ka'bah.

Kiswah diangkat setiap musim haji untuk melindunginya dari kerusakan akibat padatnya kerumunan jemaah.

Pada Minggu, terlihat jemaah haji nan melakukan tawaf dan sa'i tetap belum banyak. Masjidil Haram pun tampak lebih lengang dari biasanya.

Berikut penampakannya:

Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCH
Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCH
Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCH

Screening Jemaah Diperketat

Memasuki musim haji, pemerintah Arab Saudi memperketat pengamanan di letak akses masuk Kota Makkah. Pemeriksaan izin dilakukan secara berlapis, di jalan-jalan utama menuju Masjidil Haram, apalagi saat hendak masuk ke masjid.

Pantauan kumparan pada Minggu, setelah bus melaju dari Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, pengecekan pertama dilakukan oleh pihak kepolisian Saudi di Jalan Tol Jeddah-Makkah. Jika dilihat dari Google Maps, titik pengecekan itu sekitar 70 km dari Masjidil Haram.

Polisi Arab Saudi berjaga di Masjidil Haram, Makkah, Maret 2024 Foto: Twitter/@security_gov

Petugas masuk ke bus dan memeriksa tujuan dari rombongan dan izinnya di Musim Haji. Setelah pengecekan dilakukan dan tidak ada masalah, bus bisa melanjutkan perjalanan.

Tak lama berselang, bus kembali dihentikan. Ada pemeriksaan kedua, di jarak sekitar 28 km menuju Masjidil Haram. Kali ini polisi meminta untuk memandang visa satu per satu penumpang dan mengeceknya.

Titik tersebut, merupakan akses masuk ke Kota Makkah. Setelah pemeriksaan, bus dipersilakan kembali melanjutkan perjalanan.

Bus nan mengangkut jemaah haji nan lakukan murur di Muzdalifah. Foto: Moh Fajri/kumparan

Adapun per 13 April lalu, Saudi telah melarang ekspatriat tanpa izin resmi masuk Makkah. Kebijakan ini bermaksud mencegah haji terlarangan dan memastikan penyelenggaraan ibadah berjalan kondusif serta tertib.

Hanya pihak tertentu nan diizinkan masuk ke Makkah, seperti pemegang izin haji resmi, penduduk dengan iqama Makkah, alias pekerja nan mempunyai izin unik di area tempat suci.

Selama periode menjelang dan berlangsungnya haji, publikasi izin umrah dihentikan sementara untuk semua kategori. Pemerintah Saudi juga menegaskan bahwa pelanggaran patokan ini bakal dikenai sanksi, serta mengingatkan bahwa izin haji hanya dapat diperoleh melalui jalur resmi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan