Gambar Mars Express dari Mamers Valles.(ESA/DLR/FU Berlin)
WAHANA antariksa nan mengorbit Planet Merah sukses mengabadikan kejadian cuaca nan memukau sekaligus ekstrem. Dalam sebuah gambar terbaru, para intelektual mendeteksi keberadaan sekitar 30 dust devils alias pusaran angin bermuatan debu nan sedang bergerak aktif dan berlindung di dalam jaringan lembah Mars.
Fenomena ini menjadi subjek utama dalam rilis foto antariksa harian (Space Photo of the Day) per 18 Juni 2026. Penemuan tersebut memberikan wawasan berbobot bagi para astronom mengenai dinamika atmosfer dan pola cuaca nan terjadi di planet tetangga Bumi tersebut.
Dust devils di Mars pada dasarnya mirip dengan pusaran angin puting beliung mini alias "setan debu" nan kerap dijumpai di wilayah kering dan gurun di Bumi. Pusaran ini terbentuk ketika permukaan tanah Mars nan gersang dipanaskan oleh sinar matahari, menyebabkan udara hangat di atasnya naik dengan sigap melalui lapisan udara nan lebih dingin. Proses ini menciptakan aliran udara berputar nan mengangkat debu-debu lembut ke atmosfer Mars.
Meskipun atmosfer Mars jauh lebih tipis dibandingkan atmosfer Bumi, pusaran angin di Planet Merah bisa tumbuh jauh lebih masif dan destruktif. Beberapa di antaranya apalagi diketahui dapat mencapai ketinggian hingga beberapa kilometer menjulang ke langit Mars.
Dalam foto nan dirilis, puluhan pusaran debu tersebut tampak bergerak melintasi lantai lembah nan terjal. Lokasi lembah nan terlindungi disinyalir menciptakan kondisi mikroklimat nan mendukung terbentuknya pusaran angin ini secara berbarengan dalam jumlah nan masif. Kejadian ini meninggalkan jejak-jejak jalur gelap berliku di permukaan Mars, nan terbentuk akibat tersapunya lapisan debu terang oleh pusaran tersebut.
Bagi para ilmuwan, memetakan dan memantau aktivitas dust devils bukan sekadar untuk kepuasan visual. Pergerakan angin ini memegang peran krusial dalam siklus debu dunia di Mars. Debu nan terangkat ke atmosfer dapat memengaruhi suhu planet dan menjadi aspek penentu dalam perencanaan misi robotik masa depan, terutama mengenai ancaman debu nan dapat menutupi panel surya wahana penjelajah (rover). (Space/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·