Film Star Trek terbaru garapan duo sutradara Jonathan Goldstein dan John Francis Daley bakal tampil beda dengan inspirasi thriller klasik Crimson Tide.(Paramount)
FRAKANSI layar lebar untuk waralaba terkenal Star Trek bersiap memasuki babak baru. Duo penulis sekaligus sutradara Jonathan Goldstein dan John Francis Daley membeberkan konsep menarik untuk proyek movie Star Trek mendatang nan saat ini sedang dalam tahap pengembangan.
Film terbaru ini mengusung buahpikiran cerita nan jauh berbeda dari rentetan movie sebelumnya. Goldstein dan Daley mengonfirmasi bahwa cerita mereka bakal menghadirkan deretan kru dan karakter nan sepenuhnya baru. Tak hanya itu, narasi nan dibangun terinspirasi dari movie thriller menegangkan era 1990-an dan 2000-an, salah satunya adalah Crimson Tide.
Crimson Tide sendiri merupakan movie thriller kapal selam nan menguras emosi, berfokus pada ketegangan antara perwira pelaksana dan sang kapten mengenai perintah peluncuran senjata nuklir. Konflik internal ala militer nan intens di dalam ruang terbatas tersebut dinilai sangat cocok untuk diadaptasi ke dalam latar anjungan kapal ruang angkasa Starfleet.
Inspirasi ini menawarkan dinamika cerita nan menarik. Meskipun konsep tersebut sedikit bergeser dari visi orisinal Gene Roddenberry, nan membayangkan lingkungan kerja Starfleet nan idealis dan minim bentrok profesional, perselisihan antara kapten senior berilmu dan perwira pertama nan idealis tetap menjanjikan sebuah drama ruang angkasa nan memikat.
John Francis Daley menjelaskan proyek ini bakal mengeksplorasi sisi lain dari Starfleet dan lembaga nan telah lama berdiri. Menurutnya, selama ini penggambaran Starfleet dan para anggotanya condong selalu dijadikan jenis ideal dari masa depan manusia.
"Meskipun naskah ini bukan sebuah corak pandangan nan sinis alias nihilistik, saya pikir movie ini tetap mengakui bahwa ada oknum alias 'buah nan busuk' di setiap institusi, nan bisa mempunyai pengaruh kuat dan berakibat besar pada lembaga itu sendiri serta segala perihal nan diwakilinya," ungkap Daley.
Menariknya, gambaran mengenai seberapa efektifnya konsep ketegangan ala Crimson Tide diterapkan pada alam semesta Star Trek telah diuji coba lewat serial Star Trek: Strange New Worlds. Episode berjudul "Orders of Magnitude" menyajikan formula ketegangan serupa.
Dalam bagian tersebut, narasi menghadirkan segmen saat mata rantai komando diregangkan hingga pemisah maksimal, keputusan sang kapten dipertanyakan, dan seluruh kru di anjungan terjebak dalam situasi canggung nan menegangkan. Eksperimen naratif di layar kaca ini membuktikan bahwa perselisihan jenjang komando di ruang angkasa bisa menjadi tontonan nan sangat mendebarkan.
Eksplorasi style thriller bernuansa gelap ini diyakini bakal memberikan warna baru bagi movie Star Trek mendatang tanpa menghilangkan fondasi utama franchise sci-fi legendaris tersebut.(Space/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·