Musisi Fariz RM memilih untuk menutup pintu maafnya bagi penyanyi Syahravi. Sikap tegas itu dilakukan Fariz menyusul tak ada iktikad baik dari Syahravi untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.
Fariz pun memutuskan untuk tetap melanjutkan laporannya hingga kelak dinyatakan polisi naik ke tingkat penyidikan.
"Untuk sementara saya bakal memilih kasusnya tetap berjalan. Saya bakal memilih untuk melakukan proses kasusnya melangkah terus sesuai norma nan berlaku," ujar Fariz RM kepada wartawan di Polda Metro Jaya.
"Saya sepakat untuk mengikuti proses norma nan bertindak sesuai juga pengarahan dari pihak Polda Metro Jaya Krimsus, bagian Krimsus. Karena saya adalah penduduk negara nan alim hukum," sambungnya.
Syahravi Telah Diberikan Waktu 1 Tahun
Menurut Fariz, dia kudu menunjukkan sikap tegas lantaran Syahravi mengacuhkan peringatan nan dia berikan. Padahal Fariz juga memberikan waktu untuk mediasi.
Sikap tegas Fariz itu merupakan buah dari sikap acuh dari Syahravi dan pihak mengenai atas peringatan darinya. Permintaan untuk mediasi nan tak kunjung ada jawaban pun berujung rasa kecewa dari Fariz.
"1 tahun loh saya berikan waktu loh. Ini adalah kasus nan telah kami tunggu mediasinya dari pihak nan kami laporkan (pihak terlapor). Kami tunggu mediasinya, kami beritah sebelum pelanggarannya terjadi, tapi tidak ditanggapi secara proporsional," ucap Fariz.
"Bahkan setelah setahun dari laporan pertama di bulan Juli 2025 sampai sekarang bulan Juli 2026, berfaedah 1 tahun, jelas tidak ada iktikad nan terpuji dari pihak-pihak nan menjadi pihak terlapor. Saya kecewa," tambahnya.
Fariz juga mengalami kerugian secara materil. Hanya saja dia lebih menyoroti persoalan etika soal menghargai kewenangan cipta seseorang nan menurutnya jauh dari harapan.
"Pasti kerugian materil. Tapi nan saya sorot secara utama adalah pelanggaran etika, nan menurut saya sudah saatnya pelanggaran-pelanggaran kewenangan karya intelektual milik seseorang itu kudu dibenahi dari etikanya. Dihargai,dihormati tata langkah penggunaannya, tidak bisa seenak begitu aja gitu," kata Fariz RM.
Diketahui, musisi Fariz RM telah melayangkan laporan terhadap seorang musisi berjulukan Syahravi. Belakangan diketahui laporan tersebut sudah dilayangkan Fariz sejak 7 Juli 2025 lalu.
Laporan dilayangkan Fariz mengenai adanya unsur dugaan pelanggaran kewenangan cipta nan dilakukan Syahravi terhadap salah satu lagu ciptaannya berjudul 'Di antara Kata'. Lagu nan dirilis Fariz RM pada 1981 itu masuk dalam album berjudul Panggung Perak.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·