
Fans Geram, BigHit Bungkam soal Foto Deepfake Soobin TXT. (Foto: Weverse)
SEOUL - MOA (fandom TXT) murka setelah BigHit Music tetap tutup mulut mengenai tuduhan penyuka sesama jenis nan diarahkan kepada Soobin TXT. Rumor itu pertama kali berkembang dari unggahan seorang netizen China di Weibo, pada 19 Oktober 2026.
Netizen itu mengklaim, Soobin adalah penyuka sesama jenis dan menggunakan aplikasi kencan untuk mendapatkan pasangan. Untuk memperkuat argumennya, warganet tersebut mengunggah sederet foto-foto mesra Soobin dengan seorang pria.
Tak sekadar foto kencan biasa, netizen China itu apalagi membagikan beberapa foto tanpa busana Soobin TXT. MOA yakin, konten nan mencomot wajah Soobin tersebut merupakan foto-foto deepfake nan dibuat menggunakan AI.
Hal itu diperkuat dengan pernyataan seorang selebgram asal China. Meski tidak menyebut nama Soobin, namun dia menegaskan bahwa foto-foto nan tersebar itu adalah editan AI dari tangkapan layar sebuah video lawas.
Fans Geram, BigHit Bungkam soal Foto Deepfake Soobin TXT. (Foto: Weibo)
MOA kemudian ‘menuntut’ BigHit Music mengambil sikap dari penyebaran foto-foto deepfake nan merusak image sang idol. “Atas rumor hoax nan tersebar tentang Soobin, kami meminta semua fans untuk mengirimkan email kepada HYBE dengan template nan sudah kami siapkan,” ujar akun X @TXT****ews
“Tolong beri tanggapan resmi mengenai tuduhan nan menyerang Soobin. Tuntut penyebar konten hoax itu dan berhentilah menutup mata dari beragam tuduhan nan merugikan artis kalian,” ungkap akun @SO***Nb***205 menimpali.
Akun X @Soo****arts menambahkan, ”Kami bakal selalu berdiri di belakang Soobin dan mendesak @BIGHIT_MUSIC untuk segera mengambil langkah norma atas rumor hoax nan tersebar. Jika MOA memandang ada konten tuduhan itu tersebar di medsos, segera report. Lindungi Soobin.”
Hingga buletin ini diturunkan, BigHit Music selaku agensi nan menaungi TXT tetap belum merilis pernyataan resmi. Agensi itu terakhir mengunggah promosi mengenai agenda rilis album baru TXT, ‘Perfect Storm’, pada 21 Oktober 2026.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·