Fakta di Balik Video Calon Manajer Kopdes Merayap di Got dan Angkat Senjata

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) angkat bicara mengenai video viral nan dinarasikan sebagai calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sedang berlatih merayap di saluran air alias comberan hingga mengangkat senjata.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan narasi dalam video tersebut tidak benar.

"Hoaks itu," ujar Rico saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (2/7/2026).

Rico menjelaskan, peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tidak menggunakan busana dinas lapangan (PDL) Malvinas alias seragam bermotif TNI.

Menurut dia, video nan beredar merupakan pengarsipan aktivitas Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemhan nan berjalan pada Oktober 2025.

"Kegiatan awalnya dilaksanakan di Pusdikzi, kemudian selanjutnya dipindahkan ke Lawang Gintung. Peserta dalam pengarsipan tersebut adalah peserta Komcad ASN dari lingkungan Kemhan," kata Rico.

Dia menjelaskan, materi training Komcad berbeda dengan pembekalan SPPI.

"Komcad dipersiapkan dan dilatih dengan standar dasar kemiliteran, sehingga terdapat aktivitas lapangan nan lebih menekankan ketahanan fisik, mental, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi kondisi medan, termasuk aktivitas masuk comberan alias selokan sebagai bagian dari pembentukan mental dan penyesuaian medan," ujarnya.

Karena itu, Rico menegaskan video nan viral bukan merupakan pengarsipan pembekalan SPPI bagi calon pengelola KDKMP maupun KNMP.

"Jadi konteks video tersebut adalah aktivitas Komcad ASN, bukan aktivitas pembekalan SPPI calon pengelola KDKMP/KNMP. Untuk SPPI saat ini, pendekatannya sudah disesuaikan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan pendidikan Komcad," jelas Rico.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑