ESDM Ungkap 26 Proyek Hilirisasi Strategis Capai Rp225 Triliun Tengah Dikembangkan

Sedang Trending 39 menit yang lalu

ESDM Ungkap 26 Proyek Hilirisasi Strategis Capai Rp225 Triliun Tengah Dikembangkan

Proyek Hilirisasi Strategis (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan terdapat 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan nilai investasi sekitar Rp225 triliun nan saat ini tengah dikembangkan.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pengembangan proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperdalam hilirisasi mineral dan membangun ekosistem industri di dalam negeri.

"Selain itu, pada saat ini terdapat 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan nilai sekitar 225 triliun nan tengah dikembangkan," ujar Tri dalam Global South Dialogue on Critical Mineral and Green Industrialization, Kamis (13/8/2026).

Menurut Tri, perkembangan tersebut menunjukkan arah kebijakan hilirisasi Indonesia mulai bergeser dari sekadar aktivitas processing menuju pembangunan ekosistem industri nan lebih terintegrasi.

Dia menilai, penguatan hilirisasi krusial lantaran Indonesia mempunyai sumber daya mineral kritis nan cukup besar. Namun, keberhasilan pengelolaan sumber daya tersebut tidak hanya diukur dari seberapa banyak mineral nan ditambang, melainkan dari keahlian Indonesia meningkatkan nilai tambah hingga masuk ke rantai industri nan lebih tinggi.

Indonesia, lanjut Tri, telah menetapkan 47 mineral sebagai mineral kritis melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 296 Tahun 2023. Selain itu, terdapat 22 mineral nan ditetapkan sebagai mineral strategis melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 69 Tahun 2024.

"Potensi sumber daya tersebut bakal memberikan faedah maksimal andaikan kita bisa masuk semakin jauh ke dalam rantai nilai," katanya.

Tri mencontohkan pengembangan industri nikel nan dapat dilakukan secara berjenjang, mulai dari bijih, nikel sulfat, prekursor, katoda hingga sel baterai. Dengan semakin panjangnya rantai pengolahan, nilai ekonomi nan dihasilkan juga semakin besar.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com