Erupsi Gunung Sinabung, Operasional Kereta Api di Sumut Tetap Normal

Sedang Trending 35 menit yang lalu
Erupsi Gunung Sinabung, Operasional Kereta Api di Sumut Tetap Normal Ilustrasi(Dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Utara tetap melangkah kondusif dan normal pasca-erupsi Gunung Sinabung nan kembali meningkat sejak tiga hari terakhir sejak Senin (31/8) hingga Rabu (2/9).

Manager Humas KAI Divre I Sumatra Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah sigap dengan melakukan pemeriksaan secara jeli terhadap sejumlah prasarana jalur rel kereta api serta terus berkoordinasi dengan para masinis.

"Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu, KAI Divre I Sumatra Utara langsung mengambil langkah sigap dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana jalan rel. Selain itu, kami juga berkoordinasi intensif dengan para masinis nan mengoperasikan KA di lintas mengenai guna mengantisipasi kemungkinan gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik," ujar Anwar.

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, tercatat mengalami erupsi dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (31/8) pukul 12.00 WIB, gunung tersebut meletus dan menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter di atas puncak alias 5.960 meter di atas permukaan laut. Aktivitas vulkanik bersambung hingga Rabu (2/9) mulai pukul 02.00 WIB, ditandai semburan abu menerus setinggi 1.000 meter serta terekam empat kali gempa vulkanik.

Berdasarkan info Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, status aktivitas Gunung Sinabung saat ini telah dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Sebaran abu vulkanik apalagi sempat memicu pembatalan sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.

"Dampak sebaran abu vulkanik dipastikan tidak mengenai area stasiun maupun jalur operasional kereta api nan dikelola oleh KAI Divre I Sumatra Utara. Jarak pandang masinis di seluruh lintas operasional juga dalam pemisah kondusif untuk mendukung keselamatan perjalanan. Setiap harinya, KAI Divre I Sumatra Utara mengoperasikan 20 perjalanan kereta api penumpang, dan seluruhnya hingga saat ini tetap melangkah normal dan aman," kata Anwar.

KAI Divre I Sumatra Utara mengimbau para pengguna untuk tetap tenang dan tidak khawatir, karena pemantauan kondisi lintasan dan sebaran abu terus dilakukan secara berkepanjangan berbareng lembaga terkait.

"KAI Divre I Sumatra Utara senantiasa memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan seluruh pelanggan. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung secara berkepanjangan dan siap mengambil langkah proaktif agar operasional kereta api di Sumatra Utara tetap melangkah aman, lancar, dan nyaman pasca-erupsi," kata Anwar. (AP/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia