Ekonom Dorong Menkeu Suahasil Realokasi Anggaran Strategis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ekonom Dorong Menkeu Suahasil Realokasi Anggaran Strategis Menteri Keuangan Suahasil Nazara(Antara)

ASEAN Economist UOB Enrico Tanuwidjaja menilai Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, mempunyai ruang fiskal nan cukup untuk melakukan realokasi dan rekalibrasi anggaran. Langkah ini dinilai krusial terutama untuk memperkuat sektor kesehatan, upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pendidikan.

Menurut Enrico, meski kondisi fiskal Indonesia saat ini tetap relatif terjaga, terdapat sejumlah pos anggaran nan perlu dikaji kembali. Hal ini bermaksud agar kebijakan fiskal dapat memberikan akibat nan lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Anggaran kesehatan, UMKM, biaya desa ini kekecilan. Jadi, perlu realokasi, recalibration itu kudu dikerjakan di sectoral spending," ujar Enrico dalam obrolan berjudul Reclaiming Global Trust: Indonesia's Investment Agenda for a Volatile World di Jakarta, Selasa (15/9).

Defisit Fiskal Terkendali

Enrico memandang kondisi defisit fiskal Indonesia tetap berada dalam pemisah aman. Berdasarkan info Kementerian Keuangan per Juni 2026, APBN membukukan defisit sebesar Rp196,5 triliun alias setara dengan 0,76 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Dengan nomor di bawah 1 persen tersebut, Enrico menilai tetap terdapat ruang shopping nan cukup luas hingga akhir tahun, selama pemerintah tetap menjaga periode pemisah defisit tidak melampaui 3 persen dari PDB.

"Di fiskal tetap oke, defisit kita di Juni oke, di bawah 1 persen. Dan tetap lima bulan lagi akhir tahun, jadi tidak bakal breach ke 3 persen," jelasnya.

Soroti Kesejahteraan Guru dan Kepercayaan UMKM

Selain realokasi sektoral, Enrico menyoroti perlunya pertimbangan mendalam terhadap anggaran pendidikan, khususnya mengenai kesejahteraan tenaga pendidik. Ia menilai ada ruang untuk memperbaiki besaran penghasilan pembimbing agar lebih kompetitif dan sesuai dengan kondisi pasar industri saat ini.

"Misalnya penghasilan guru, itu kan ada ruang untuk di-improve, dan ini bisa dikaji ulang agar mereka bisa dinaikkan, alias sesuai dengan market price. Itu bakal berdampak," tambahnya.

Terkait sektor UMKM, Enrico menekankan pentingnya pemerintah membangun kepercayaan (confidence) di tengah pelaku usaha. Menurutnya, kepercayaan publik dan pelaku upaya merupakan kunci utama untuk menggerakkan roda ekonomi secara lebih masif.

Target Ekonomi dan Komitmen Menkeu Baru

Sebagai informasi, pemerintah dalam APBN 2026 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen, dengan potensi dorongan hingga 6 persen. Adapun defisit APBN 2026 diproyeksikan berada di kisaran 2,85 persen terhadap PDB.

Dalam aktivitas serah terima kedudukan pada Selasa (15/9), Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan komitmennya untuk menjaga APBN sebagai instrumen pendorong pertumbuhan sekaligus penjaga stabilitas ekonomi. Ia menegaskan bahwa faedah APBN kudu dirasakan langsung oleh masyarakat melalui konsumsi, investasi, dan pengeluaran pemerintah nan efektif. Suahasil Nazara resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9) di Istana Negara, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. (Ant.E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia