Eddy Soeparno: Pandawara Pejuang Sampah dan Transisi Energi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengunjungi akomodasi pengolahan sampah Pandawara di Kota Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy menyerahkan support untuk mendukung Pandawara mengolah sampah menjadi bahan bakar daya bersih.

Eddy juga menyampaikan apresiasinya terhadap Pandawara nan tidak hanya berjuang untuk mengatasi masalah sampah di sungai, wilayah pemukiman dan ruang publik lainnya, namun juga melanjutkan misinya untuk memproses sampah menjadi pelet nan digunakan sebagai bahan bakar industri, pembangkit listrik maupun UMKM.

"Pandawara termasuk diantara segelintir pahlawan lingkungan nan sukses mengkonversi sampah menjadi potensi ekonomi nan berkelanjutan. Artinya teman-teman di Pandawara ini ikut menunjang program pemerintah khususnya di sektor pengembangan daya terbarukan, lantaran memberikan pengganti bahan bakar ramah lingkungan," kata Eddy, dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Eddy berambisi semakin banyak lagi pejuang sampah khususnya kalangan milenial dan gen Z nan memanfaatkan momentum penanganan sampah menjadi kesempatan upaya sebagai bagian dari 'green economy' nan potensinya bakal semakin berkembang di Indonesia.

Karena itu, Eddy berambisi semakin banyak kalangan muda, khususnya generasi milenial dan Gen Z, nan ikut terlibat menjadi 'pejuang sampah' dengan memanfaatkan momentum penanganan sampah sebagai kesempatan upaya dan penemuan masa depan.

"Saya berambisi bakal lahir lebih banyak lagi aktivitas seperti Pandawara. Anak-anak muda Indonesia kudu memandang bahwa sektor lingkungan dan daya bersih adalah aktivitas sosial sekaligus kesempatan ekonomi baru nan bakal berkembang sangat besar ke depan," tegas Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Sebagai ketua MPR RI nan selama ini aktif mendorong rumor transisi daya dan pembangunan berkelanjutan, Eddy menegaskan upayanya untuk terus bekerja-sama dengan beragam pihak dalam pengembangan daya terbarukan serta penanganan krisis lingkungan dan mencegah akibat perubahan iklim.

"Pemerintah, komunitas, bumi usaha, akademisi dan masyarakat sipil kudu berdampingan tangan untuk mengembangan sektor daya terbarukan, menangani krisis lingkungan dan suasana dan menciptakan masa depan Indonesia nan lebih bersih, sehat dan berkelanjutan," pungkasnya.

(hnu/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News