Durian Bukan Penyebab Langsung Kolesterol Tinggi pada Orang Sehat

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Durian Bukan Penyebab Langsung Kolesterol Tinggi pada Orang Sehat Pedagang memilah durian lokal untuk pembeli di Tamansari, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2025).(ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

DOSEN Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ali Khomsan menegaskan bahwa durian bukan penyebab langsung kolesterol tinggi pada orang nan sehat. Hal itu mematahkan dugaan masyarakat nan sering mengaitkan durian engan peningkatan kadar kolesterol lantaran kandungan lemaknya. 

Prof Ali menjelaskan bahwa durian merupakan buah nan kaya unsur gizi. Buah nan dikenal sebagai raja buah (king of fruits) ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, gula, serta lemak tak jenuh nan umumnya ditemukan pada bahan pangan nabati.

“Kalau mempunyai kolesterol tinggi, makan durian tetap kudu berhati-hati. Tapi jika kita ini orang sehat, maka durian itu tidak ujug-ujug bakal memicu timbulnya kolesterol," kata Prof Ali dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Menurut master community nutrition tersebut, kolesterol tinggi umumnya muncul akibat pola makan nan tidak seimbang dalam jangka panjang. Kondisi itu dapat membikin seseorang lebih sensitif terhadap beragam jenis makanan dan meningkatkan akibat penyakit jantung koroner.

"Kalau orang sehat, menikmati durian itu nikmati saja. Tetapi ketika master sudah mengatakan Anda kolesterolnya tinggi, maka makan durian itu tetap kudu diwaspadai dengan jumlah nan secukupnya," ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa sebagian orang mengeluhkan pusing alias sakit kepala setelah mengonsumsi durian. Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kolesterol, melainkan lantaran kandungan gula, kalium, serat, dan lemak nan dapat memicu sensasi pusing pada beberapa individu.

Selain itu, durian termasuk buah nan berkarakter hipertermik sehingga dapat menimbulkan sensasi panas pada tubuh setelah dikonsumsi.

Untuk memperoleh manfaatnya tanpa menimbulkan akibat kesehatan, dia menyarankan konsumsi durian dalam jumlah wajar, sekitar 100 gram daging buah per hari.

Prof Ali menambahkan bahwa durian juga merupakan salah satu sumber vitamin C nan baik. 

"Kita selama ini mengenal buah nan sumber vitamin C itu hanya jeruk saja, tetapi sebenarnya buah di sekitar kita seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan durian itu termasuk buah-buahan nan kaya bakal vitamin C dan itu pasti ada banyak manfaatnya untuk dikonsumsi," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑