Seremoni penyerahan piala MCGJWC 2026(Doc MCGJWC)
PEGOLF junior Indonesia Jennifer Quinn Effendi menutup kiprahnya di Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 dengan hasil positif. Atlet berumur 13 tahun itu finis di posisi ke-2 Divisi Putri berbareng dua pegolf lain setelah mencatat total 211 pukulan alias 5 di bawah par.
Pada hari terakhir turnamen di Damai Indah Golf PIK Course, Jakarta, Jumat (12/6), Quinn berbagi posisi kedua dengan Sarah Simeli Li (Selandia Baru) dan Yunju An (Korea Selatan). Gelar juara pada Divisi Putri diraih pegolf Thailand Kanyarak Pongpithanon nan membukukan total 208 pukulan alias 8 di bawah par.
Pencapaian Quinn sepanjang turnamen dinilai mengejutkan lantaran pegolf nan tetap belia itu sempat memimpin klasemen hingga putaran kedua. Persaingan ketat di papan atas membikin posisinya bergeser meski tetap bisa menutup turnamen di golongan terdepan.
Pada hari terakhir, Quinn mencetak 74 pukulan setelah sebelumnya mencetak 66 dan 71 pukulan. Dia juga dinobatkan sebagai Girls Best Promising Indonesian Player pada turnamen tersebut.
“Dari awal saya konsentrasi ke diri sendiri dan tidak terlalu memikirkan pemain lain. Hari pertama mungkin ada sedikit rasa gugup, tetapi setelah itu saya bisa lebih nyaman sampai hari terakhir,” katanya.
Kejuaraan nan diikuti pegolf muda dari 29 negara itu juga menjadi pengalaman berbobot bagi Quinn mengasah keahlian di level internasional. Menurutnya, pelajaran krusial nan diperoleh adalah keahlian untuk tetap tenang dan percaya diri ketika menghadapi tekanan di lapangan.
Bersaing hingga putaran terakhir melawan pegolf-pegolf junior dari beragam negara menjadi bekal untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
“Sebenarnya sasaran di hari terakhir sasaran even par. Tapi ada beberapa perihal nan kurang melangkah sesuai rencana di back nine. Hasil ini cukup memuaskan, tentu tetap banyak nan perlu ditingkatkan,” tuturnya.
“Pembelajaran nan saya dapat adalah tetap percaya diri walaupun ada masalah saat bermain, tetap fokus, dan bisa mengelola diri sendiri,” tambah Quinn.
Wakil Thailand juga menjadi juara pada Divisi Putra. Parin Sarasmut memastikan kemenangannya dengan total 204 pukulan alias 12 di bawah par untuk menjuarai turnamen.
Bagi Parin, ini kemenangan keduanya di MCGJWC setelah pada jenis 2023. Tahun lampau pegolf berumur 17 tahun itu menjadi runner up. Thailand juga menjadi juara kategori beregu setelah mengumpulkan skor 620, diikuti oleh Korsel (630) dan Indonesia (648).
Pegolf Indonesia Eugene Tanyongjaya menempati ranking 10 besar pada Divisi Putra dengan skor total 215 alias 1 di bawah par. Ini menjadi partisipasi pertamanya setelah berstatus atlet Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF).
“Ke depannya saya bakal berupaya main tanpa beban dan tidak berpikir terlalu banyak. Terkadang ketika menghadapi putt birdie, mungkin lantaran merasa sedikit gugup jadinya saya terlalu banyak berpikir. Hal itu merupakan aspek nan mesti saya perbaiki. Tapi secara keseluruhan saya tetap bisa bermain dengan baik,” kata Eugene. (Dhk)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·