Anggie Ariesta
, Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |20:16 WIB

BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA – Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menyatakan dukungannya terhadap langkah besar pemerintah dalam mereformasi struktur pasar modal nasional. AEI memandang komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola dan transparansi sebagai sinyal positif untuk memulihkan kepercayaan penanammodal domestik maupun global.
Namun, sebagai representasi dari perusahaan-perusahaan nan melantai di bursa, AEI menekankan bahwa penerapan kebijakan baru, seperti penguatan free float dan transparansi kepemilikan, kudu dilakukan dengan pendekatan nan terukur agar tidak memberatkan bumi usaha.
Ketua Umum AEI, Armand Wahyudi Hartono menegaskan kesiapan asosiasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal transisi ini agar sejalan dengan kondisi riil di lapangan.
“AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah. Dari sisi emiten, kami memandang reformasi ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kualitas pasar, selama dilakukan dengan pendekatan nan proporsional, dialogis, dan berorientasi jangka panjang. AEI siap menjadi mitra strategis dan siap mendukung pemerintah dan regulator dalam memastikan kebijakan melangkah efektif serta sejalan dengan kondisi riil emiten,” ujar Armand dalam keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).
AEI menggarisbawahi bahwa kesiapan setiap perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan patokan baru sangat beragam. Oleh lantaran itu, AEI mengharapkan adanya elastisitas serta masa transisi nan cukup agar stabilitas pasar tetap terjaga selama proses perbaikan berlangsung.
Selain itu, AEI berambisi reformasi ini tidak hanya sekadar menambah beban kepatuhan (compliance) bagi emiten, tetapi juga dibarengi dengan pemberian insentif nan menarik.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·