Dukung Perombakan Pimpinan BGN, PSI: MBG Perlu Dikelola Lebih Profesional dan Akuntabel

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 MBG Perlu Dikelola Lebih Profesional dan Akuntabel Eks Kepala BGN Dadan Hindayana.(Antara)

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan support penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan penyegaran dan perombakan kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan program unggulan pemerintah tepat sasaran.

Dukungan tersebut merespons keputusan Presiden nan mencopot Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala BGN pada Selasa (2/6) malam. Selain Dadan, dua Wakil Kepala BGN, ialah Letjen (Purn) Lodewijk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya, juga resmi diberhentikan dari jabatannya.

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menegaskan bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan terobosan krusial bagi masa depan bangsa. Namun, dia menggarisbawahi bahwa keberhasilan visi besar ini sangat berjuntai pada manajemen lembaga nan mengelolanya.

“Kami meyakini program Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah terobosan nan sangat baik dan strategis bagi masa depan bangsa. Namun, visi besar ini hanya bakal berakibat optimal jika dikelola lebih ahli dan akuntabel,” ujar Grace dalam keterangannya, Rabu (3/6).

Grace menambahkan bahwa kepemimpinan baru di BGN memikul tanggung jawab besar, terutama dalam membangun sistem pemantauan dan pertimbangan nan lebih ketat. Hal ini diperlukan agar anggaran negara nan dialokasikan betul-betul memberikan faedah nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.

“Pimpinan baru kudu bisa mengawal program MBG secara solid, didukung sistem monitoring dan pertimbangan nan mumpuni agar program tidak sekadar berjalan, tetapi betul-betul memberi faedah nyata kepada rakyat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, PSI menilai pergantian ketua ini sebagai bukti bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin nan akomodatif terhadap aspirasi publik. Langkah tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas program nasional.

“MBG ini program mulia. Kritik dan saran mesti didengar dan ditindaklanjuti jika valid. Presiden memberikan teladan soal itu,” tegas Grace.

Formasi Baru Pimpinan BGN

Sebagai pengganti, Presiden Prabowo telah menunjuk Nanik S. Deyang, nan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, untuk naik menjadi Kepala BGN. Untuk memperkuat aspek pengawasan, posisi Wakil Kepala BGN sekarang diisi oleh dua sosok baru:

  • Agustina Arumsari: Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
  • Mayor Jenderal Trenggono: Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Penunjukan Agustina Arumsari dari unsur BPKP dipandang sebagai upaya memperkuat tata kelola finansial dan mencegah potensi penyimpangan di dalam lembaga tersebut. (I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia