Jakarta - Waketum PSI Ronald A Sinaga namalain Bro Ron mengalami kejadian pemukulan di wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Pemukulan ini terjadi saat Bro Ron mendampingi sejumlah tenaga kerja perusahaan melakukan mediasi mengenai gaji.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Senin (4/5) pukul 16.22 WIB. Mulanya, Ronald datang berbareng 15 tenaga kerja PT SKS guna melakukan audiensi ke Kantor Hukum MPP mengenai dengan penghasilan para tenaga kerja nan belum dibayarkan.
"Karena audiensi tidak dapat berjumpa dengan pihak MPP selaku orang nan didemo, akhirnya Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di instansi Polsek Metro Menteng," jelas Erlyn.
Dia mengatakan, sebenarnya, audiensi di letak instansi awalnya melangkah kondusif dan kondusif dengan didampingi oleh petugas. Namun kemudian muncul sekelompok orang nan tidak dikenal dan tanpa argumen jelas melakukan intimidasi dan menghalang-halangi proses audiensi.
"Akibat dari perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," terang Erlyn.
"Kemudian petugas melerai korban dan terlapor serta mengamankannya untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.
Pelaku Langsung Diamankan
Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pelaku pemukulan berbareng satu pihak nan terlibat pertikaian telah diamankan. Keduanya sekarang sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Menteng.
"Sudah, terduga pelaku sudah saya amankan. Iya (korban Waketum PSI Ronald A Sinaga)," ujar Braiel saat dikonfirmasi, Selasa (5/5).
Peristiwa pemukulan terhadap Bro Ron ini viral usai diunggah akun IG milik politikus Partai NasDem, Sahroni. Dalam video tersebut, sebelum Bro Ron kena pukul, terlihat seorang laki-laki mengenakan kaus berkerah warna krem tengah berbincang dengan personil Babinsa.
Tak lama kemudian, muncul orang menggunakan kaos hitam langsung memukul bagian wajah dari Ronald hingga dirinya terpental. Pelaku pemukulan muncul secara tiba-tiba.
Usai pemukulan, keributan pun semakin pecah. Namun, petugas nan ada di letak berbareng sejumlah orang lainnya langsung melerai.
(kuf/mea)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·