Duta Besar Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh (kedua dari kiri).(Antara)
DUTA Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyatakan support penuh terhadap keputusan Presiden Yaman Rashad Muhammad Al-Alimi untuk melancarkan operasi militer berjudul "Fajar Yaman". Operasi ini dinilai sebagai langkah krusial untuk membebaskan wilayah nan dikuasai pemberontak Houthi dan memulihkan kegunaan lembaga pemerintahan nan sah.
"Keputusan Presiden Yaman Dr. Rashad Muhammad Al-Alimi untuk melancarkan serangan militer atas nama Fajar Yaman adalah keputusan nan sangat tepat," ujar Dubes Salem di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Tujuan Operasi Fajar Yaman
Dubes Salem menjelaskan bahwa operasi militer ini mempunyai tiga sasaran utama bagi stabilitas negara:
- Mengembalikan kendali pemerintah resmi atas wilayah-wilayah nan saat ini diduduki golongan Houthi.
- Memulihkan kegunaan lembaga negara agar dapat melayani masyarakat kembali.
- Memastikan seluruh persenjataan berada di bawah kendali tunggal pemerintah nan sah.
Kegagalan Gencatan Senjata 2022
Dalam keterangannya, Dubes Salem mengkritik efektivitas kesepakatan gencatan senjata nan dicapai pada tahun 2022. Menurutnya, periode tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal untuk membangun perdamaian nan berkelanjutan.
Ia menuding golongan Houthi justru menyalahgunakan masa gencatan senjata untuk memperkuat posisi militer mereka. "Houthi memanfaatkan periode tersebut untuk merekrut personil baru, memperkuat keahlian militer, dan mengumpulkan amunisi," tegasnya. Padahal, di sisi lain, pemerintah Yaman telah melakukan beragam kompromi dan mendukung inisiatif perdamaian nan dimediasi oleh PBB.
Catatan Strategis: Dubes Salem menekankan bahwa posisi geografis Yaman sangat strategis bagi jalur pelayaran dan perdagangan internasional. Ketidakstabilan di Yaman berakibat langsung pada keamanan dan perekonomian global.
Seruan Aksi Internasional
Menyikapi situasi nan terus berkembang, Dubes Salem meminta masyarakat internasional untuk tidak berakhir pada sekadar kecaman. Ia mendesak adanya langkah konkret untuk mendukung stabilitas dan keamanan di Yaman.
Dukungan internasional dianggap sangat diperlukan untuk membantu pemerintah resmi mengembalikan kendali penuh atas wilayah dan lembaga negara. Mengingat akibat bentrok nan bisa meluas ke kepentingan internasional, pemulihan keamanan di Yaman kudu menjadi perhatian serius bumi global. (Ant/I-1)
| Nama Operasi | Fajar Yaman |
| Pemimpin Tertinggi | Presiden Rashad Muhammad Al-Alimi |
| Latar Belakang | Pelanggaran gencatan senjata 2022 oleh Houthi |
| Dampak Global | Gangguan jalur pelayaran & ekonomi internasional |
English (US) ·
Indonesian (ID) ·