Dua Tahanan Kota Australia Kabur ke Indonesia Dibantu Pilot WNI Lewat Merauke

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Dua Tahanan Kota Australia Kabur ke Indonesia Dibantu Pilot WNI Lewat Merauke

Dua Tahanan Kota Australia Kabur ke Indonesia Lewat Merauke Dibantu Pilot WNI

JAKARTA - Dua penduduk negara (WN) Australia nan berstatus tahanan kota, melarikan diri ke Indonesia secara terlarangan melalui Bandar Udara (Bandara) Mopah, Merauke. Mereka dibantu oleh pilot WN Australia dan co-pilot WN Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjenim Kemenimipas), Hendarsam Marantoko mengungkapkan, ketiga WN Australia berinisial ZA, DTL dan JVD itu, ditetapkan tersangka dan dijerat melakukan tindak pidana memasuki area NKRI secara ilegal.

"Jadi ada tiga orang, tiga-tiganya WN Australia, dua ini sebagai pelaku utama nan masuk illegal entry, satu membantu ialah seorang pilot penduduk negara Australia juga," ujar Hendarsam saat bertemu pers di kantornya, Kamis (9/4/2026).

Kasus itu bermulai saat PT Angkasa Nusantara Aviasi alias ANA mengirimkan manifes pesawat kepada PT Garuda Angkasa bagian Merauke mengenai kehadiran pesawat jenis Piper PA-23-250 Aztec dengan nomor registrasi VH-EQD dari Bandara Coen, Australia ke Bandara Mopah pada 16 November 2025 pukul 13.34 WIT.

Dalam manifes itu, kata dia, hanya tercantum keterangan satu pilot dan satu penumpang. Sehari setelahnya, kata dia, pesawat tersebut mendarat di Bandara Mopah, Merauke dan langsung diamankan oleh petugas Imigrasi setempat. Pesawat itu dipiloti oleh WN Australia berinisial JVD dan co-pilot seorang WNI.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Hendarsam, pesawat tersebut berangkat dari Bandara Internasional Cairns Australia dengan tujuan Bandara Mopah Merauke.

Sebelum transit di Bandara Coen, pesawat itu transit di Bandara Port Stewart Australia nan merupakan landasan tanpa petugas imigrasi untuk mengakut dua WN Australia lainnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com