Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, melepas jemaah haji asal Kabupaten Cirebon(Dok Istimewa)
SEBANYAK dua jemaah haji asal Kabupaten Cirebon meninggal bumi di tanah suci. Jemaah haji pun diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan mereka.
Plt Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon, Ahmad Khotib Haryanto menjelaskan bahwa seluruh jemaah haji asal Kabupaten Cirebon telah berangkat sesuai agenda dan sekarang telah berada di tanah suci. Namun di tengah penyelenggaraan ibadah haji, mereka mendapatkan berita ada dua jemaah haji asal Kabupaten Cirebon nan meninggal dunia.
Kedua jemaah haji nan meninggal masing-masing atas nama Moh Ali Karman,73, penduduk Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, nan tergabung dalam Kloter 5 Kabupaten Cirebon nan wafat di Madinah. Selain itu ada pula Yani Ramayani Abas, 61, penduduk Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, nan tergabung dalam Kloter 25, meninggal bumi di Makkah pada Rabu (21/5) sekitar pukul 09.00 waktu setempat
“Faktor kelelahan dan perbedaan kondisi cuaca diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi kesehatan jemaah. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua jemaah tersebut,” tutur Khotib, Minggu (24/5).
Selanjutnya Khotib pun berpesan dan berambisi seluruh jemaah haji lainnya senantiasa menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca nan berbeda di tanah suci. “Kami berambisi seluruh jemaah haji lainnya dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” tutur Khotib.
Jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini sebanyak 2.524 nan terrgabung dalam tujuh golongan terbang (kloter). Dari tujuh kloter, lima merupakan kloter penuh Kabupaten Cirebon, sedangkan dua lainnya kloter gabungan.
Untuk dua kloter, ialah kloter 35 berasosiasi dengan jemaah asal Kota Bandung, sedangkan Kloter 40 berbareng jemaah dari Kabupaten Purwakarta. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·