Tim SAR melakukan pencarian dua anak korban nan terseret arus di Pantai Kuta, Bali, Senin (8/6)(Dok. Tim SAR)
DUA anak terseret arus di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali saat bermain bola, Minggu (7/6) sore sekitar pukul 18.05 Wita. Sesaat sebelum kejadian mereka sedang bermain bola di bibir pantai, beberapa kali bolanya terlempar ke laut, namun nahas saat sedang mengambil bola korban terseret ombak dan menghilang.
Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima info pada pukul 18.50 Wita dari seseorang Bernama Asad. Diketahui identitas korban atas nama Airlangga Andrianto,13, dan Noval Aditya Saputra, 8, keduanya bertempat tinggal di Jalan Mataram, Kuta.
Atas laporan tersebut, malam itu diberangkatkan enam personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju lokasi. Terkendala dengan jarak pandang nan terbatas, upaya pencarian malam itu dilakukan dengan penyisiran sepanjang pantai. Hingga pukul 22.00 Wita hasil pencarian tetap nihil.
Pagi ini SRU darat dan SRU laut kembali digerakkan dengan menurunkan 1 unit rubber boat. Sementara itu Balawista Kuta melakukan penyisiran menggunakan 1 unit jetski. SRU darat penyisiran ke arah selatan sejauh kurang lebih 1 Km.
Rencana operasi SAR di hari kedua ini bakal menyisir seputar letak kejadian seluas 3 NM2 oleh SRU laut.
Unsur SAR nan terlibat selama berlangsungnya operasi SAR di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, pihak family dan masyarakat setempat. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·