Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyadari, program danasiwa LPDP bagi siswa berprestasi juga sangat penting. Program ini menjadi bekal bagi Jakarta untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berbobot dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Jakarta.
“Kita mau memproyeksikan mereka sekolah di luar negeri dengan bidang nan diperlukan DKI Jakarta,” ungkapnya.
Namun di satu sisi, ada program sekolah swasta cuma-cuma ditargetkan di 103 sekolah untuk teahun ini. Dia berujar bahwa melalui program ini, akses pelayanan pendidikan bagi penduduk kurang bisa di seluruh wilayah DKI Jakarta bakal terpenuhi secara merata.
“Kita mau adanya penambahan sekolah swasta cuma-cuma dari nan kemarin 103. Supaya progres sekolah cuma-cuma ini semakin banyak,” ujar Subki.
Dia juga menyoroti soal minimnya ketercukupan akomodasi sekolah bagi anak-anak disabilitas di Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI juga didorong dapat memberikan perhatian ekstra, termasuk menambah alokasi anggaran bagi SLB.
“Anak-anak kita nan spesial kudu mendapatkan jasa nan cukup. Paling tidak progresnya ada,” kata dia.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·