DPR Matangkan Persiapan Sidang Tahunan 14 Agustus, Ini Susunan Kegiatannya

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Ilustrasi gedung DPR RI. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Persiapan penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026 kelak terus dimatangkan. Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Suprihartini mengatakan, koordinasi teknis telah dilakukan, termasuk dengan protokol kementerian dan lembaga. Persiapan juga bakal memasuki tahap gladi sebelum penyelenggaraan sidang.

“Ya, alhamdulillah untuk persiapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, serta Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 14 Agustus ini, kami dari tiga Kesekretariatan Jenderal (MPR, DPR, dan DPD) sudah melakukan terus koordinasi dan tahap-tahap persiapan, nan hari ini sebenarnya bakal dilakukan gladi kotor. Besok bakal dilakukan gladi kotor dan kelak tanggal 13 bakal dilakukan gladi bersih,” jelas Suprihartini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8).

Suprihartini mengatakan pihak sekretariat juga telah menerima pengarahan dari ketua MPR, DPR, dan DPD. Koordinasi dengan protokol kementerian/lembaga dilakukan untuk memastikan kehadiran tamu undangan.

“Dan ini kami juga sudah melakukan semua persiapan dan mendapatkan juga pengarahan dari pimpinan, baik ketua MPR, ketua DPR, dan juga ketua DPD. Hari ini tadi Sekretaris Jenderal DPR juga melaksanakan rapat dengan seluruh protokol kementerian/lembaga untuk memastikan bahwa kehadiran dari tamu-tamu undangan ini dapat kami dapatkan konfirmasinya sebelum hari pelaksanaan,” ungkapnya.

Untuk tamu VVIP, termasuk presiden dan wakil presiden terdahulu, Suprihartini mengatakan pihaknya tetap menunggu konfirmasi kehadiran. Meski begitu, pengaturan teknis kehadiran para tamu telah dikoordinasikan.

“Nah, itu kami tetap menunggu untuk nan tamu-tamu VVIP. Namun kami juga tadi secara teknis juga mengoordinasikan mengenai dengan untuk waktu-waktu penyelenggaraan kapan tamu-tamu itu datang dan di mana tempat teman-teman protokol, juga ini sudah kami koordinasikan,” jelasnya.

Sidang Pagi Dimulai 08.30

Salah satu pengaturan dalam penyelenggaraan Sidang Tahunan tahun ini ialah agenda sidang pagi nan ditargetkan selesai sebelum salat Jumat. Sidang pagi bakal dimulai pukul 08.30 WIB dan berhujung sekitar pukul 10.47 WIB.

Suprihartini membenarkan bahwa rangkaian sidang pagi memang ditargetkan selesai sebelum salat Jumat.

“Betul. Tadi sudah Kepala Biro Protokol DPD juga sudah menyampaikan bahwa sudah diputuskan waktunya itu sekitar jam 10.47 ya. Mudah-mudahan ini sesuai dengan jadwal,” katanya.

Penetapan agenda tersebut telah dibahas melalui rapat campuran nan melibatkan kementerian/lembaga mengenai serta unsur keamanan, termasuk TNI dan Polri.

“Kemarin kami juga sudah melaksanakan rapat campuran dipimpin oleh Bapak Sekjen DPD dengan mengundang seluruh kementerian/lembaga nan mengenai dan juga dari pihak keamanan, baik TNI, Polri, dan juga unsur-unsur keamanan lainnya kemarin kami sudah undang rapat campuran berbareng dan sudah kami koordinasikan untuk tahap-tahap persiapan finalisasi dan sebagainya,” ungkapnya.

“Kalau penyelenggaraan sudah disepakati dimulai jam 08.30 untuk nan sidang pagi, nah diakhiri sekitar pukul 10.47. Mudah-mudahan sesuai dengan agenda ya, jadi sebelum salat Jumat sudah bisa diakhiri,” tambah dia.

Setelah sidang pagi selesai, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR mengenai RAPBN pada pukul 14.30 WIB.

“Lalu untuk sidang Rapat Paripurna RAPBN bakal dimulai pada pukul 14.30,” katanya.

Jeda waktu antara sidang pagi dan sidang siang digunakan untuk penyelenggaraan salat Jumat, istirahat, serta makan siang.

“Kenapa ada jarak lama? Karena ada salat Jumat dan juga ada waktu rehat dulu, apa makan siang dan sebagainya untuk aktivitas sidang kedua,” tuturnya.

Rapat Paripurna RAPBN tersebut ditargetkan selesai sekitar pukul 16.00 WIB.

“Dan kelak diakhiri sekitar pukul 16.00 lewat untuk nan sidang kedua Rapat Paripurna tersebut,” kata dia.

Sebelum pelaksanaan, sekretariat juga bakal menggelar gladi. Untuk gladi kotor pada 12 Agustus biasanya diikuti oleh tim teknis. Sementara ketua DPR biasanya datang dalam gladi bersih nan bakal dilaksanakan 13 Agustus.

“Kalau gladi kotor biasanya kami tetap tim-tim teknis. Pimpinan DPR biasanya bakal datang pada saat kelak gladi bersih. Tapi kami tetap menunggu konfirmasi dari kehadiran Bapak/Ibu pimpinan,” kata dia.

8 Penerima Manfaat Dihadirkan

Suprihartini mengatakan persiapan Sidang Tahunan tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Namun, terdapat satu perihal nan bakal ditampilkan dalam Sidang Gabungan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, ialah kehadiran delapan penerima faedah dari pemerintah.

“Kalau untuk kami persiapan teknis, itu sebenarnya kami tetap melakukan koordinasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada Sidang Gabungan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, pemerintah bakal menghadirkan 8 penerima faedah dari pemerintah, kelak nan bakal dihadirkan ditempatkan di anjungan berbareng dengan para teladan dan juga peserta Parlemen Remaja nan terbaik,” ujarnya.

Suprihartini mengatakan mereka merupakan penerima faedah dari pemerintah.

“Dari penerima manfaat,” kata dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan