DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta -

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keprihatinan atas lenyap kontaknya lima wartawan saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Dasco mendorong lembaga mengenai melakukan upaya pencarian secara maksimal.

"Yang pertama kami menyatakan prihatin terhadap para teman-teman wartawan nan pada saat ini belum diketahui keberadaannya, dan kami sudah mendorong kepada lembaga mengenai dan juga memonitor upaya-upaya nan dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

"Dan kita doakan semoga upaya nan terbaik juga bisa dapatkan hasil nan terbaik," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa kembali mengingatkan para wartawan untuk memperhatikan aspek keselamatan saat melakukan peliputan di wilayah bencana. Menurutnya, peliput perlu mempersiapkan aspek keselamatan.

"Ya krusial ya untuk apa, menaati beragam akibat kelak ketika melakukan peliputan, khususnya di daerah-daerah nan memang terkena bencana. Apalagi daerah-daerah nan terkena bencananya itu menimbulkan resiko, bagi tidak hanya masyarakat, tapi juga bagi para peliput," kata Saan.

DPR mendorong Basarnas dan pihak mengenai lainnya untuk terus mencari keberadaan lima wartawan tersebut. Dia mengatakan upaya pencarian kudu maksimal.

"DPR bakal mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak mengenai dalam perihal ini Basarnas maupun nan lain, untuk secara sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mencari keberadaan kelima wartawan tersebut. Karena penting, kita untuk tahu tentang kepastian keberadaan mereka itu, kan gitu," ungkap Saan.

Politikus NasDem ini mengatakan kepastian keberadaan kelima wartawan tersebut krusial bagi family maupun masyarakat. Saan pun mengimbau agar keselamatan tetap menjadi prioritas bagi wartawan nan bekerja di wilayah bencana.

"Kita mau bahwa mereka segera untuk bisa ditemukan keberadaannya ada di mana, lantaran ini menyangkut bukan hanya nan bersangkutan, tapi juga family dan juga apa, kita semua. Jadi sekali lagi, DPR terus bakal berupaya mendorong seluruh pihak mengenai untuk secara sungguh-sungguh dan maksimal untuk mencari keberadaan mereka," tuturnya.

Sebelumnya, Tim SAR melanjutkan pencarian lima wartawan nan lenyap kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Tim SAR campuran menyisir pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

"Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat nan digunakan," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

Tim SAR campuran sekarang mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan total area pencarian sekitar 271 nautical mile (NM).

Diketahui, lima wartawan nan lenyap kontak ialah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance). Sementara itu, tiga awak kapal masing-masing Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide.

(amw/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News