Jakarta, CNBC Indonesia - Pasukan AS dan Nigeria membunuh seorang komandan senior ISIS pada Jumat (14/5/2026), menurut Presiden AS Donald Trump. Pimpinan ISIS tersebut terbunuh dalam sebuah operasi nan menurut Trump sukses mengurangi secara signifikan kekuatan golongan militan tersebut.
"Malam ini, atas pengarahan saya, pasukan Amerika nan gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi nan direncanakan dengan jeli dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di bumi dari medan perang," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Jumat malam waktu setempat.
Operasi tersebut pertama kali diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, nan menggambarkan Abu-Bilal al-Minuki sebagai "orang kedua dalam komando ISIS secara global" dan "teroris paling aktif di dunia".
Trump menyebut "Abu-Bilal al-Minuki" sebagai orang terpenting nomor dua dalam komando ISIS global, seperti dikutip dari CNN.
"Dia tidak bakal lagi meneror rakyat Afrika, alias membantu merencanakan operasi untuk menargetkan penduduk Amerika."
Menurut arsip dari Kantor Pengawasan Aset Asing AS, al-Minuki lahir pada 1982 di negara bagian Borno, Nigeria timur laut, nan berbatasan dengan Kamerun, Chad, dan Niger.
Sementara itu, Presiden Nigeria Bola Tinubu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa al-Minuki tewas berbareng sejumlah letnannya dalam serangan terhadap markas ISIS di Cekungan Danau Chad.
Nigeria dan AS telah meningkatkan kerja sama militer seiring dengan meningkatnya upaya negara tersebut untuk memerangi kekerasan ekstremis.
Pada April, ISIS menyatakan bertanggung jawab setelah sejumlah laki-laki bersenjata menewaskan sedikitnya 29 orang di lapangan sepak bola di negara bagian Adamawa, Nigeria timur laut.
(hsy/hsy)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·