Penyebab meninggalnya seorang master internship di Jambi, Myta Aprilia Azmy, diivenstigasi oleh Kementerian Kesehatan. Pihak dari Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan di tempat Myta bertugas, ialah RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Senin (4/5).
Direktur RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Sahala Simatupang, mengatakan pihak dari Kementerian Kesehatan telah memeriksa ruangan tempat Myta bekerja, serta meminta keterangan master pembimbing dan manajemen rumah sakit.
Dia menyerahkan persoalan ke Kementerian Kesehatan untuk memberikan keterangan lebih lengkap.
"Sebenarnya mereka memandang kesesuaian dengan agenda dan segala macam. Data-datanya sudah kita sampaikan. Nanti, hasil dari Kementerian saja, lantaran mereka nan merilis sebenarnya seperti apa," katanya.
Ketika ditanyakan mengenai dugaan pelanggaran sistem kerja, beban kerja, hingga pengabaian kesehatan, Sahala enggan berkomentar dan condong menyerahkan persoalan ini pada Kementerian Kesehatan.
"Itu kelak sesuai dari Kemenkes kita, kelak kita tunggu dari kementerian saja," katanya.
Lalu, apakah para master magang di rumah sakit tersebut sudah di-screening sebelumya? Sahala pun menyerahkan Kementerian Kesehatan nan menjawab.
"Oh itu dari Kemenkes nan merilis pemeriksaan kesehatannya bagaimana. Tunggu Kementerian Kesehatan," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, meminta Kementerian Kesehatan melakukan audit investigasi untuk mengungkap penyebab kematian master tersebut.
Ia menekankan perlunya hukuman tegas jika ditemukan adanya kesalahan dari pihak terkait. Ia pun menekankan Kementerian Kesehatan transparan alias terbuka pada publik hasil pemeriksaan ini.
“Ketiga, memberikan hukuman nan tegas kepada pihak-pihak nan terbukti terlibat melakukan kesalahan atas musibah tersebut,” ujarnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·