Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap melakukan investigasi mengenai dugaan pemanfaatan atas meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang master internship di Jambi.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan investigasi saat ini tetap berjalan dan hasilnya bakal segera diumumkan.
“Masih proses hari ini (investigasi), sejak kemarin. Besok [Selasa 5 Mei] rencananya kami bakal presscon (press conference) untuk umumkan hasilnya,” kata Aji saat dikonfirmasi kumparan, Senin (4/5).
Ia menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius Kemenkes sehingga langkah investigasi dilakukan secara terpadu.
“Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi Kementerian Kesehatan. Kemenkes telah mengirimkan tim investigasi terpadu nan terdiri dari Inspektorat Jenderal, Ditjen SDM Kesehatan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, dan tim mahir pekerjaan untuk melakukan penelusuran menyeluruh,” ujar Aji.
Dalam prosesnya, Kemenkes melakukan beragam pendalaman, mulai dari audit rekam medis hingga pengumpulan keterangan dari beragam pihak nan mengenai dengan almarhumah.
“Pendalaman juga dilakukan melalui audit rekam medis, penelusuran proses medical check-up, serta pengumpulan keterangan dari keluarga, rekan sejawat, pendamping internship, dan tenaga medis/tenaga kesehatan nan menangani almarhumah,” ungkapnya.
Kemenkes juga tetap memverifikasi info awal mengenai kondisi kesehatan korban, termasuk kemungkinan adanya penyakit penyerta, sehingga belum mengambil kesimpulan.
“Informasi awal mengenai kondisi kesehatan almarhumah, termasuk dugaan penyakit penyerta, bakal diverifikasi lebih lanjut,” kata Aji.
“Karena itu, Kemenkes tidak bakal memperkirakan dan menunggu hasil investigasi secara menyeluruh selesai,” pungkasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·