Doa yang Diajarkan Nabi Muhammad di Malam Lailatul Qadar

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Doa nan Diajarkan Nabi Muhammad di Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi.

JAKARTA - Malam Lailatul Qadar adalah malam nan penuh kemuliaan, malam nan lebih baik dari 1.000 bulan. Malam Lailatul Qadar bakal diisyaratkan bakal datang pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, nan diriwayatkan dari ‘Aisyah RA:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Diriwayatkan dari ‘Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, petunjuk serupa juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, nan menegaskan bahwa malam tersebut dapat dicari pada hari-hari tertentu di sepuluh malam terakhir:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ: الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي تَاسِعَةٍ تَبْقَى، فِي سَابِعَةٍ تَبْقَى، فِي خَامِسَةٍ تَبْقَى

Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA bahwa Nabi SAW bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, pada saat tersisa sembilan malam, tujuh malam, alias lima malam.” (HR. al-Bukhari)

Hadis ini biasanya dipahami sebagai malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, alias 25 Ramadan, meskipun para ustadz tetap menganjurkan untuk menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com