Penyelenggaraan Jakarta Water Hero 2026 oleh PAM Jaya.(MI/Mohamad Farhan Zuhri)
PAM Jaya kembali menggelar Jakarta Water Hero 2026 sebagai corak apresiasi kepada pengguna dan para pemangku kepentingan nan mendukung pengembangan jasa air perpipaan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6).
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan penghargaan nan memasuki tahun keempat itu merupakan corak apresiasi kepada pengguna nan berkontribusi terhadap perkembangan jasa air bersih di Jakarta.
“Ini corak apresiasi kami kepada pelanggan. Kami mau memastikan pengguna menjadi bagian krusial dalam perkembangan PAM Jaya,” kata Arief dikutip Sabtu (27/6).
Menurut Arief, Jakarta Water Hero juga menjadi momentum membujuk masyarakat menghentikan penggunaan air tanah dan beranjak ke air perpipaan. PAM Jaya terus memperluas jaringan agar air bersih berbobot air minum dapat menjangkau seluruh rumah di Jakarta.
“Kami terus memaksimalkan jasa air bersih ke setiap rumah. Mudah-mudahan masyarakat berakhir menggunakan air tanah ketika jaringan PAM Jaya sudah masuk,” ujarnya.
PAM Jaya juga memperluas akses melalui program sambungan baru. Pelanggan golongan tarif 2A1 dan 2A2 mendapat sambungan gratis, sedangkan golongan 2A3 dan 2A4 memperoleh biaya pemasangan dengan tarif terjangkau.
Selain penghargaan, PAM Jaya menyalurkan 5.000 toren air bagi masyarakat sebagai upaya memperkuat akses air bersih dan mengantisipasi akibat El Nino. Sementara, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima Rekor MURI atas transformasi jasa air bersih di Jakarta.
“Rekor MURI ini merupakan apresiasi. Namun nan paling krusial adalah keberpihakan kita membantu penduduk nan membutuhkan. Itu tetap menjadi sasaran utama PAM Jaya,” kata Pramono.
Pramono optimistis kerjasama Pemprov DKI, DPRD, dan PAM Jaya bakal mempercepat pemerataan jasa air bersih sehingga masyarakat semakin nyaman tinggal di Jakarta.
Ia juga berambisi Jakarta Water Hero terus menjadi pemacu peningkatan profesionalisme dan kualitas jasa PAM Jaya untuk mencapai sasaran cakupan jasa air bersih 100%pada 2029. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·